x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Tujuannya untuk Mengetahui Tatto dan Implan Payudara

Calon Pramugari Garuda asal Korea Disuruh Bugil, Buah Dadanya Diraba

Selasa, 30 Agustus 2011 21:30 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Calon Pramugari Garuda asal Korea Disuruh Bugil, Buah Dadanya Diraba - Tujuannya untuk Mengetahui Tatto dan Implan Payudara - Tes calon pramugari sangat selektif. Bahkan lingkar otot betis pun diukur.

Tes calon pramugari sangat selektif. Bahkan lingkar otot betis pun diukur.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Para calon pramugari asal Korea Selatan yang melakukan tes kesehatan atau medical check-up di Garuda Indonesia untuk mengisi 18 psosisi pramugari pada 27 Juli 2011 lalu, sempat melayangkan keberatan yang mengharuskan mereka harus tampil nyaris bugil dan diraba payudaranya. Tuduhan ini langsung menyulut kritik.

Para calon melaporkan bahwa mereka diminta untuk memelorotkan celana dalam untuk pemeriksaan keberadaan tattoo dan juga diminta untuk melepaskan bra untuk diraba petugas guna memastikan implan payudara, demikian tutur salah seorang calon pramugari yang menolak disebutkan namanya kepada AFP, Rabu (24/8/2011).

Baca juga: Kontingen Garuda di Haiti terima suku cadang dari Indonesia dan Proyek "antisipasi" ancaman keamanan Cyber Indonesia diresmikan

Walau demikian, pelapor masih menunggu kabar penerimaan pramugari setelah dilakukannya test kesehatan tersebut.

“Pemeriksaan dengan diraba pada payudara dilakukan karena mereka yang memiliki implan akan berisiko jika tekanan udara dalam pesawat turun selama penerbangan,” demikian ditulis kantor berita Yonhap mengutip pengakuan seorang pegawai Garuda.

Awak kabin memang dilarang memiliki tattoo dan proses pemeriksaan ini juga berlaku bagi awak yang direkrut dari negara lain, seperti Jepang dan Australia.

The Korea Herald, menuliskan mengutip beberapa sumber dari praktisi penerbangan domestik yang menyebut bahwa tes kesehatan untuk menentukan adanya implan payudara dan keberadaan tattoo, sebenarnya dapat dilakukan dengan menggunakan sinar X, demikian dilaporkan pada hari Rabu (24/8) lalu.

Sementara Kantor Garuda Indonesia di Seoul membantah sebagian tudingan tersebut. Calon awak kabin tak wajib membuka bra dan staf kesehatan juga cuma mengetuk ringan sisi payudara bagian atas.

Para calon yang lulus medical check-up tidak merasa malu dengan proses itu, dan pihak Garuda menyatakan bahwa pemeriksaan serupa untuk mengetahui keberadaan tattoo dan implan payudara adalah hal yang biasa dilakukan bagi maskapai penerbangan untuk melakukan pemeriksaan ini.

Aktivis Sexual Violence Relief Centre di Seoul menyebutkan, bahwa proses ini tak perlu dan dirasa mengganggu, bahkan sempat mendesak lembaga hak azasi manusia Korea Selatan untuk segera mengambil tindakan.

Sementara juru bicara Korean Air menyatakan belum pernah mendengar adanya pemeriksaan medis semacam ini, membuka bra, meraba untuk mengetahui keberadaan implan payudara, membuka celana dalam untuk melihat keberadaan tattoo para calon pramugari.

Pujobroto, Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, menegaskan bahwa sama sekali tidak benar adanya calon pramugari asal Korea yang diminta tampil tanpa busana saat medical check-up dilakukan di Korea Selatan.

Medical Check-up bahkan dilakukan oleh dokter dengan didampingi oleh staff lokal, wanita setempat warga negara Korea sebagai penterjemah yang menyampaikan penjelasan berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan kepada para calon pramugari yang menjalani tes tersebut.

Garuda Indonesia melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap para calon pramugari dan atau awak kabin yang akan direkrut sesuai dengan standar pemeriksaan yang berlaku dalam airline atau penerbangan, selain para dokter yang bertugas juga sesuai dengan standar profesi kedokteran yang terikat pada sumpah dokter, serta selalu didampingi oleh staff lokal.

Pada saat melakukan pemeriksaan, dokter juga selalu didampingi oleh staf lokal, wanita (warga negara Korea), yang membantu menyampaikan penjelasan berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan,” kata Pujo.lc/bam/LI-07

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty