x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



PSSI Lakukan Hearing Dengan Klub Anggota

Persebaya Kisruh, Verifikasi AFC Dipastikan Gagal

Minggu, 25 September 2011 21:09 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Persebaya Kisruh, Verifikasi AFC Dipastikan Gagal - PSSI Lakukan Hearing Dengan Klub Anggota - Ram Surahman

Ram Surahman

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Polemik dualisme Persebaya antara kubu Cholid Goromah dan Wisnu Wardana yang masih belum menemukan titik temu, membuat verifikasi oleh AFC gagal dilaksanakan pada Senin (26/9/2011).

Hal itu ditegaskan media relation Persebaya Surabaya kubu Cholid Goromah, Ram Surahman, di mess Eri Eriyanto.

Baca juga: Persebaya gulung Pereru Serui 0-4, RD kurang puas dan Persebaya takluk dari markas Persipura

“Kasus Persebaya saja belum kelar, bagaimana akan dilakukan verifikasi. Sehingga, jadwal besok (Senin 26/9/2011) yang menurut rencana AFC datang kesini gagal. Mungkin ke tim lain dulu yang lebih siap,” ungkapnya.

Ram berharap, agar polemik di Persebaya segera berakhir demi kepentingan Persebaya sendiri sebagai aset dan kebanggaan Kota Pahlawan. “Kita semua ingin agar nyawa Persebaya bisa diselamatkan dengan baik, mungkin kedatangan dari Wakil Ketua PSSI, Farid Rahman bisa memperjelas duduk perkara yang selama ini menjadi akar permasalahan,” tambahnya.

Kedatangan Farid ke Surabaya dalam rangka mencari solusi terbaik demi Persebaya. Agendanya, pertemuan hari ini Minggu (25/9/2011) di Mess Eri Eriyanto, untuk hearing dan klarifikasi dengan klub anggota.

“Bahwa, apa yang ditulis oleh medai cetak dan elektronik di Jakarta itu keliru, yang bermasalah adalah Musanglub 10 Agustus lalu bukan Persebaya LPI dan Persebaya Divisi Utama,” terangnya. CAT/LI-10




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty