x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Guna Meningkatkan Kemampuan Deteksi Dini

Agar Perwira Intelijen Makin Canggih, Kodam V/Brawijaya Gelar Penataran

Senin, 26 September 2011 14:00 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Agar Perwira Intelijen Makin Canggih, Kodam V/Brawijaya Gelar Penataran - Guna Meningkatkan Kemampuan Deteksi Dini - Pasukan TNI saat latihan di lapangan

Pasukan TNI saat latihan di lapangan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Wakil Asisten Intelijen Kasdam V/Brawijaya Letkol Inf Made Gerina Yasa, SH membuka penataran Defence Intelligence Research Analysis Course (DIRAC) tahun 2011 bagi personel intelijen jajaran Kodam V/Brawijaya, bertempat di Makodam V/Brawijaya.

Penataran yang diikuti 30 orang personel Perwira TNI AD dalam jajaran Kodam V/Brawijaya yang memiliki kualifikasi intelijen ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang memadai dalam melaksanakan penganalisaan dan riset data, fakta serta informasi yang akurat dan benar. Diharapkan, usai mengikuti penataran, para prajurit intelijen dapat menjadi Perwira analis yang handal dan profesional guna mendukung tugas-tugas di lapangan.

Baca juga: Mabes TNI mutasi jabatan 17 Perwira Tinggi dan Panglima TNI anggap kekuatan Indonesia lebih kuat dibanding Malaysia

Semua informasi yang didapat dari personel intelijen TNI AD dilapangan, akan bisa membantu pimpinan dalam menentukan langkah yang tepat guna membuat keputusan selanjutnya.

Asintel Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Irham Waroihan secara tertulis menyatakan, perkembangan geopolitik dan geostrategi secara global telah mengubah karakteristik ancaman keamanan nasional menjadi sangat kompleks dan multi dimensional.

”Di satu sisi ancaman yang bersifat fisik atau ancaman militer masih tetap diperhitungkan,” jelasnya.

Penataran DIRAC akan berlangsung selama 6 hari. Diharapkan pula, penataran kali ini bisa mendorong komitmen moral dan langkah responsif dalam rangka pembangunan postur personel intelijen Kodam V/Brawijaya yang profesional, guna menghadapi setiap potensi kerawanan dan ancaman yang semakin multidimensional. Sementara, narasumber penataran dari para prajurit TNI AD yang telah mengikuti DIRAC terpusat Mabes TNI AD.

Menutup amanatnya Asintel Kasdam V/Brawijaya menekankan perlunya para peserta penataran senantiasa mengembangkan inisiatif dan kreativitas dalam menghadapi setiap permasalahan yang timbul. ”Catat dan jadikan sebagai pengalaman yang berharga, karena tidak menutup kemungkinan permasalahan yang ada di penataran akan terjadi sesungguhnya di lapangan,” tegasnya. ryt/bra/LI-08

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty