x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Penumpang Jurusan Tuban-Surabaya Diserobot AKAP, Sopir Bus AKDP Ngambek

Senin, 17 Oktober 2011 13:48 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Penumpang Jurusan Tuban-Surabaya Diserobot AKAP, Sopir Bus AKDP Ngambek - - Terminal Bus Tuban

Terminal Bus Tuban

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM:  Tak kurang dari 35 unit antar kota dalam propinsi (AKDP) bus jurusan Tuban-Surabaya parkir berjam-jam diterminal Wisata Tuban. Awak bus sengaja tidak mau menjalankan kendaraannya sebagi wujud protes terjadinya aksi saling serobot penumpang dengan pesiangnya yakni bus anta r kota antar propinsi (AKAP) jurusan Surabaya-Semarang, lewat Tuban.

Menurut awak sopir, sesuai kesepakatan selama ini arus pengambilan penumpang dirute pantura Tuban cukup dibedakan dengan interval kelewatan dijalur tersebut, serta titik-titik ngetem yang ditentukan. Informasinya, tiap pemberangkatan bus Semarang-Surabaya mempunyai jarak waktu setengah jam.

Baca juga: Ahok dukung instruksi Gubernur DKI larang PNS bawa mobil saat dinas dan Pemprov DKI alokasikan dana 1 triliun untuk pengadaan bus

Disela-sela waktu tersebut dimanfaat oleh bus AKDP untuk mengambil penumpang yang menunggu ditepi ruas jalan Tuban-Surabaya. ‘’Sudah jrak berangkatnya ngawur. Setiap ada penumpang di pinggir jalan diambil. Kalau seperti ini ya mengurangi rejeki kami,’’ Wito, kru penumpang bus PO Widji.

Meski  terjadi mogok namun dampak terhadap pelayanan tidak berati.  Untuk penumpang dengan jarak dekat mereka memanfaatkan MPU sedangkan jarak jauh masih memilih bus jurusan Semarang-Surabaya yang masih tetap bekerja.

Yang menarik adalah lontaran pernyataan penumpang. Kenapa mereka lebih memilih bus jarak jauh. Seperti yang dikatakan Suwarti, warga Kelurahan Kebonsari. Menurutnya, bus AKAP lebih cepat, dan karena tidak banyak ngetem. Selain itu langsung masuk ke Terminal Purabaya Bungurasih yang dirasa lebih aman dan nyaman dibandingkan dengan Terminal Oso Wilangon terutama pada malam hari.

‘’Kalaupun sampai malam kami lebih aman dan cepat sampai. Bus jurusan Tuban-Surabaya kalau ngetem di Pakahlama sekali sehingga penumpang tidak sabar kalau bus Semarangan kan cuma mampir,’’ tutur Suwarti yang lebih suka menunggu bus di Jl. Panglima Sudirman,  depan aloon-aloon. jan/LI-08




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty