Reaktor nuklir Iran
LENSAINDONESIA.COM: Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan bahwa Iran sejauh ini telah menghasilkan hampir 70 kg 20 persen uranium yang diperkaya. Salehi menegaskan pula, Iran harus mengkonversi uranium diperkaya 20 persen menjadi lempeng bahan bakar untuk pakan reaktor riset Teheran, yang memproduksi radioisotop untuk pengobatan kanker.
Diperkirakan, Iran sudah bisa memproduksi lempengan bahan bakar nuklir untuk reaktor riset Teheran dalam tenggang waktu lima bulan mendatang. Kantor berita Mesir MENA menyebutkan Iran telah membangun pabrik di fasilitas nuklir Isfahan untuk pembuatan pelat bahan bakar nuklir, Selasa (18/10/2011).
Baca juga: FPTI targetkan masuk tiga besar dan Iran tuding Barat pasok senjata kimia ke milisi Suriah
Pada bulan Juni alu, perwakilan tetap Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Ali Asghar Soltanieh mengatakan bahwa Iran memproduksi lebih dari 50 kg uranium yang diperkaya 20 persen sampai saat itu. Berbicara di sela-sela sebuah konferensi perlucutan senjata nuklir internasional di Teheran, Soltanieh mengatakan bahwa “kita perlu pengayaan 120 kg sampai 20 persen … untuk reaktor Teheran”. dhu/kni/LI-08
Berita Terkait:
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu