Walikota Bogor, Diani Budiarto
LENSAINDONESIA.COM: Upacara peringatan hari pahlawan diwarnai beberapa insiden memalukan. Di Bogor, Sang Merah Putih tidak bisa dikibarkan karena tali pengerek tiba-tiba putus dari tiangnya. Tak hanya itu, sebuah ranting Pohon Palem tiba-tiba jatuh tepat di atas kepala Walikota Bogor, Diani Budiarto.
Insiden putusnya tali pengerek bendera itu terjadi saat upacara peringatan hari pahlawan Kota Bogor yang dipusatkan di Taman Makam Pahlawan (TMT) Dredet, Bondongan, Bogor Selatan. Upacara tersebut diikuiti Walikota Bogor Diani Budiarto, unsur Muspida, jajaran TNI-Polri, para PNS dan sejumlah ormas kepemudaan.
Baca juga: Lagi, KPK periksa Bupati Bogor dan Duh! Pulang umroh, Bupati Bogor akan diperiksa KPK
Saat itu, tiga orang anggota pasukan pengibaran bendera hendak membentangkan bendera yang sudah di kaitkan pada tali, sesaat sebelum dinaikkan di atas tiang. Namun, saat direntangkan, tali pengait tiba-tiba putus dari tiangnya. Insiden itu membuat bendera terlipat. Melihat kondisi tersebut, inspektur upacara Komandan Distrik Militer 0606 Kota Bogor, Letkol Kav Sinyo, langsung menghampiri para pengibar. Ia pun memberikan instruksi supaya bendera tetap dibentangkan tak lama kemudian, inspektur upacara Letkol Kav Sinyo menyampaikan amanat Presiden RI mengenai persatuan bangsa serta jasa pahlawan.
“Segala hal yang kita rasakan saat ini, berkat jasa pahlawan, oleh karena itu saya mengimbau kepada masyarakat Bogor agar memaknai hari pahlawan ini. Bagi pemuda, supaya mencontoh pengorbanan para pejuang. Jangan sia-siakan kemerdekaan yang telah kita raih. Mengenai tragedi copotnya bendera tadi, itu sebatas kesalahan teknis,” kata Dandim disela upacara.
Namun, selesai memberikan amanat, peristiwa menggelikan pun kembali terjadi. Sebuah ranting Pohon Palem tiba-tiba patah dan jatuh tepat di atas kepala Walikota Bogor, Diani Budiarto. “Aduuh, awas pak,” teriak sejumlah peserta upacara. Walikota yang mendapat aba-aba langsung menggerakkan badannya. Ranting yang lumayan besar itu pun tak jadi mengenai kepalanya.
Meski tidak menghambat jalannya upacara, kedua insiden tersebut sempat mencuri perhatian dan mengganggu kehitmatan jalannya upacara. Usai upacara, seleuruh peserta menuju pemakaman melakukan tabur bunga. UMR/LI-10
Berita Terkait:
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
4 jam yang lalu
5 jam yang lalu
5 jam yang lalu
5 jam yang lalu
5 jam yang lalu