Gerah Pengamanan Obama di Bali Berlebihan

Hatta Taliwang Anggap Inlander; Ini yang Dibenci Bung Karno…

Editor: | Kamis, 17 Nopember 2011 02:50 WIB, 556 hari yang lalu



Hatta Taliwang Anggap Inlander; Ini yang Dibenci Bung Karno… - Gerah Pengamanan Obama di Bali Berlebihan -

LENSAINDONESIA.COM: Kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Husein Obama di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke 19 di Bali, melibatkan ribuan tentara dan polisi. Nyaris sama seperti kedatangannya di Jakarta. Bukan hanya itu, pasukan pengaman Obama pun turun tangan untuk mengamankan Bali.

Pengamanan KTT yang akan berakhir 19 Nopember mendatang, terkesan berlebihan. Hal ini membuat gerah mantan anggota DPR asal Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Taliwang. Aktivis Gerakan Diskusi 77/78 menegaskan bahwa perlakuan berlebihan dari pemerintahan SBY ini, semakin menegaskan bahwa pemerintah selalu menempatkan diri sebagai budak dan inlander.

Baca juga: Kehilangan arah, kini reformasi hanya 'impian' dan DKPP sosialisasikan kode etik Pemilu ke parpol, PAN absen

“Jadi, mereka memperlakukan tuannya dengan segala daya upaya untuk dicintai, padahal diperas. Dan, ini yang dibenci Bung Karno,” kata Hatta saat dihubungi lensaindonesia.com, Rabu (16/11).

Harusnya, imbuh Hatta, pemerintah harus kembali ke jati diri bangsa. Pemerintah harus memperlakukan Obama sama seperti kepala negara yang lain.

Selain itu, Hatta juga memprediksi adanya perjanjian bawah tangan dengan SBY soal kasus-kasus tertentu yang menyangkut kepentingan AS, seperti kasus Freeport di Papua dan soal krisis ekonomi global yang menghantam negara-negara di Eropa dan Amerika.

“Kemungkinan besar, deal-dealnya sudah dibahas di Honolulu. Di sini sudah ketuk palu,” katanya lagi.

Komitmen dari deal-deal tersebut, menurut Hatta, adalah Indonesia membantu tuannya, karena tuannya lagi susah. “Duit-duit kita yang mengalir ke sana. Itu investasi ala kolonial,” imbuhnya. ari/LI04



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO