x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Penerimaan Siswa Tahun Ajaran 2011/2012

SDN Penggilingan 06 Petang Ciptakan Siswa Didik yang Kompeten dan Kompetitif

Kamis, 17 Nopember 2011 08:17 WIB (2 years yang lalu)Editor:
SDN Penggilingan 06 Petang Ciptakan Siswa Didik yang Kompeten dan Kompetitif - Penerimaan Siswa Tahun Ajaran 2011/2012 - Logo Lensaindonesia.

Logo Lensaindonesia.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2011/2012 ini yang ditentukan melalui system on line dengan variabel usia minimum 6 tahun dianggap beberapa pihak cukup efektif.

Namun,  masih memberikan peluang kelemahan yang diantaranya kondisi dan kemampuan anak  tidak dapat dilihat langsung oleh guru di sekolah yang di tuju. Karena kemampuan anak tidak tersaring melalui seleksi dari sekolah yang dituju, sehingga perlunya penyeimbang.

Baca juga: Walikota Jaktim monitoring UN di SMA 54 dan Giant lakukan renovasi perpustakaan SDN 01 Cinere

Hal ini diutarakan Kepala Sekolah SDN Penggilingan 06 Petang Drs Mulyadi Jakarta Timur kepada lensaindonesia.com saat menyambangi kantornya, Rabu (16/11).

“Jika tidak, dikhawatirkan dapat memberi pengaruh psikologis anak apabila tidak dibantu oleh guru dan orangtua secara maksimal,” kata Mulyadi.

Menurutnya, selaku pendidik yang  harus dikenal ramah, cerdas dan terbuka ini sangat mendukung program yang telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

“Peningkatan mutu pendidikan di SDN Penggilingan 06 Petang tahun 2011 semakin naik, terbukti dari UASBN 2010 mendapat prestasi dan kelulusan siswa 100%, serta meraih standar minimal kelulusan (SMK), banyak yang diterima di SMP Negeri. Segudang prestasi kegiatan ekstrakurikuler telah diraih murid-murid binaannya, seperti halnya tari, pramuka, PMR, musik dan computer,” ungkapnya.

Dia mengatakan, mengabdikan diri di dunia pendidikan juga telah berhasil dalam membina peningkatan mutu pendidikan bagi siswa didiknya, termasuk solidnya kebersamaan dan kerjasama yang baik antara kepala sekolah, guru, staf dan komite sekolah serta unsur masyarakat lainnya.

”Saya berharap kepada Dinas Pendidikan khususnya di wilayah Jakarta Timur agar eksistensi akan kuantitas guru olahraga ditambah di sekolah-sekolah dasar,”terangnya.

Karena itu, lanjutnya, masih sangat kurang keberadaan guru olahraga yang sangat mendasar dalam menciptakan siswa didik yang kompeten dan kompetitif saat ini.

Disamping itu, sistem regrouping (pengabungan) sekolah-sekolah dalam satu komplek khususnya sekolah petang yang dikelola menjadi satu sekolah pagi, sangat essensial dan tepat, karena dapat meningkatkan kualitas siswa didik tersebut.

Pada kesempatan ini, dia menghimbau peran serta orangtua dalam mengawasi putra-putrinya dalam ketekunan belajar untuk mendapatkan nilai dan prestasi terbaik agar perlu ditingkatkan, jangan jadikan alasan sekolah gratis menjadikan kurangnya atensi orangtua kepada anaknya. “Sehingga hanya mengandalkan pihak sekolah dalam mendidik, namun harus dilakukan secara sinergi dengan semua pihak,” pungkasnya.

Sementara Kasie Dikdas Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, H.Usman mengatakan, bahwa perlunya peran aktif sekolah dalam melaksanakan poksinya sesuai dengan juknis dan juklak yang ada. ”Saling bekerjasama dengan baik dan benar dengan semua unsur masyarakat untuk secara bersama-sama dapat menciptakan peningkatan mutu pendidikan dan siswa didik dimasa mendatang,” katanya.win/LI-07




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty