Presiden SBY.
LENSAINDONESIA.COM: Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah mengatakan kalau kekayaan SBY hanya Rp 7 miliar sementara biaya untuk resepsi pernikahan anaknya Rp 12 miliar. Artinya SBY harus berhutang kepada bank untuk melangsungkan pesta tersebut.
Dirinya pun mengaku siap untuk membantu SBY dengan menyumbangkan sebagian rezeki halal yang didapatkannya sebesar Rp 100 ribu jika dia tahu no rekening SBY.
Baca juga: SBY-Hatta Rajasa Cemari Kesakralan Pernikahan Ibas-Aliya dan Bikin Keuangan Nikah Ibas-Aliya Saja Susah, Apalagi Bongkar Kasus Century
“Saya kasihan lihat SBY, kayaknya dia harus berhutang untuk menyelenggarakan pesta pernikahan putra bungsunya itu. Mungkin dia menggadaikan hartanya untuk pinjaman itu. Kalau saya tahu no rekening bank dia, saya mau transfer Rp 100 ribu untuk sekedar meringankan beban beliau. Saya yakin akan banyak juga masyarakat yang akan membantu, kalau diumumkan nomer rekeningnya,” ujar Iberamsjah yang mengaku jujur dan tidak untuk meledek.
Ditanyakan bahwa SBY meminta kepada para tamu undangan untuk tidak membawa kado ataupun hadiah ap apun dalam resepsi itu, Iberamsjah mengatakan kalau kado atau hadiah mungkin SBY tidak mau, tapi kalau ditransfer mungkin mau. “Yah bisa saja kalau langsung hadiah atau kadonya tidak mau, tapi kalau ditransfer mungkin mau,” tegasnya.
Dirinya mengkritik perhelatan yang sampai memakan waktu 3 hari mulai dari pengajian, ijab kabul dan resepsi. “Saya rasa walalau pun tidak perlu terlalu sederhana juga karena dia seorang presiden, tapi kalau prosesi pernikahannya sampai tiga hari dengan mengundang ribuan undangan, saya rasa terlalu mewah juga. Cukup lah sehari saja seperti masyarakat berpesta,” tegasnya.
Terakhir dirinya menegaskan bahwa dengan biaya sebesar itu dan mewahnya acara, maka SBY sudah bisa dikategorikan sebagai presiden yang hedonis. ”Saya rasa hedonisme para pejabat tinggi negara nanti bisa sangat jelas terlihat dalam pesta yang digelar itu. Selain pestanya yang hedon, para tamunya pun hedon,” tegasnya. ronald/LI-07
Berita Terkait:
5 menit yang lalu
11 menit yang lalu
22 menit yang lalu
29 menit yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
5 jam yang lalu
5 jam yang lalu