x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Memiliki Kemampuan Merekam dan Menganalisa Data

Wow Keren, Dosen ITS Rancang Kapal Perang Buaya Pertama

Kamis, 08 Desember 2011 22:46 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Wow Keren, Dosen ITS Rancang Kapal Perang Buaya Pertama - Memiliki Kemampuan Merekam dan Menganalisa Data - Kapal perang buaya ciptaan dosen ITS.

Kapal perang buaya ciptaan dosen ITS.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Dosen Jurusan Teknik Kelautan Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) rancang kapal perang yang berkarakter kuat dan tangguh seperti buaya Crocodile-Hydrofoil (KPC-H).  Ini keren. Sebuah kapal kecil yang dirancang seperti karakteristik seekor buaya, yakni kuat dan tangguh.

DR. Ir. Wisnu Wardhana selaku perancang mengatakan bahwa rancangan kapal buaya miliknya mampu melakukan penyamaran, mencegat, menyusup serta melepas pasukan komando dengan hening. Kapal kecil ini juga memiliki kemampuan merekam atau mengirim data kondisi awan.

Baca juga: Mahasiswa ITS ciptakan peluru ramah lingkungan dan Juara di Prancis, Tim Maritim Chalenge disambut meriah pejabat ITS

“Menebar ranjau, menyerang atau menghindar cepat juga bisa dilakoni sang kapal,” kata Wisnu (8/12/2012).

Wisnu mengungkapkan kebutuhan kapal perang yang canggil ini ia dapat dari karakteristik seekor buaya. Binatang yang kalau sedang mengintai terlihat moncongnya ini, mampu menyergap mangsa dengan cepat.

”Buaya, mampu memangsa dengan cepat. Kelihatannya diam, tapi tiba-tiba langsung menyambar. Kita butuh yang seperti itu,” kata Wisnu.

Kapal yang diberi nama Kapal Perang Crocodile-Hydrofoil (KPC-H) memilki dimensi panjang 12 meter, lebar 2,8 meter, tinggi dua meter dengan berat kapal sebesar 14,35 ton. Kapal ini mampu melaju dengan kecepatan 20 knot (36 kilometer per jam) saat menyelam, dan 40 knot (72 kilometer per jam) karena resistivitynya lebih kecil. Untuk bergerak kapal menggunakan dua mesin diesel berkekuatan tinggi.

“Agar kapal dapat melayang, maka berat jenisnya disesuaikan dengan berat jenis air,” kata Wisnu.

Tak hanya itu, Enam orang awak juga mampu menempati kapal ini secara bersamaan. Karena dua mesin yang digunakan menggunakan mesin diesel.Menurut Wisnu, KPC-H mampu menjadi kapal normal permukaan seperti pada umumnya kapal, kapal submarine (kapal selam), dan kapal Hydrofoil (di atas permukaan). “Tergantung pada kondisi seperti apa yang terjadi, maka perilaku kapal bisa disesuaikan,” kata Wisnu.

Selain itu KPC-H mempunyai karakteristik gerak yang baik untuk meningkatkan akurasi tembakan.

Rancangan kapal unik ini merupakan hasil penelitian yang bekerja sama dengan TNI Angatan Laut, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta dengan perusahaan dan universitas lain di Indonesia. Butuh tiga tahun untuk menyelesaikannya. Wisnu berharap tahun 2013 prototype kapal ini selesai.ian/LI-07

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty