x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Optimalkan Distribusi Barang dan Transportasi dari Jabar Hingga

Lintas Marga Sedaya Mulai Bangun Ruas Jalan Tol Cikampek-Palimanan

Jumat, 09 Desember 2011 01:05 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Lintas Marga Sedaya Mulai Bangun Ruas Jalan Tol Cikampek-Palimanan - Optimalkan Distribusi Barang dan Transportasi dari Jabar Hingga Jatim - Pembangunan Tol Cikampek Palimanan

Pembangunan Tol Cikampek Palimanan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Menyusul penandatanganan Perjanjian Pengusaha Jalan Tol (PPJT) yang terbaru antara PT Lintas Marga Sedaya dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada 28 Oktober 2011 lalu, maka PT Lintas Marga Sedaya (LMS), perusahaan yang khusus didirikan untuk melakukan pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan, anak perusahaan dari Plus Expressway Berhad, Kamis (8/12/2011) melakukan pencanangan pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan.

Pencanangan pembangunan jalan tol sepanjang 116 km yang menghubungkan Cikampek dan Palimanan akan dimulai dari persimpangan Cikopo, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Acara pencanangan ini dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Djoko Kirmanto, Menteri Kerja Raya Malaysia Datuk Seri Shaziman Bin Abu Mansor, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kepala BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) Ahmad Ghani Ghazali, serta pimpinan dan anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia.

Baca juga: Jelang akhir jabatan, DPRD Jabar bentuk 10 pansus Raperda dan Ahok: Bangunan Pasar Senen mudah terbakar, asuransi menolak

Presiden Direktur Lintas Marga Sedaya, Muhammad Fadzil kepada lensaindonesia.com mengatakan, berkat dukungan dari semua pihak yang memiliki semangat kerjasama Public Private Partnership yang kuat, pihaknya akhirnya dapat segera memulai pembangunan proyek jalan tol Cikampek-Palimanan ini.

Pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan ini merupakan kemajuan yang signifikan dalam program pembangunan jalan tol di bawah program Public Private Partnership di Jawa Barat. Jalan tol ini akan menjadi bagian yang sangat penting dari ruas jalan tol lintas Jawa, yang mampu mengoptimalkan distribusi barang serta efisiensi waktu untuk para pengguna jalan dari daerah Jawa Barat, termasuk Jabodetabek ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, maupun sebaliknya.

“Jalan tol ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi daerah,” katanya di Purwakarta.

Saat ini, pemerintah telah mengakuisisi 93 persen lahan untuk kepentingan pembangunan proyek jalan tol tersebut. Tujuh persen sisa lahan yang harus diakusisi sebagian besar terletak di Kabupaten Cirebon. Sampai saat ini, proses akuisisi dari sisa lahan tersebut telah menunjukkan kemajuan yang positif dan tidak akan berdampak terhadap program pembangunan proyek secara keseluruhan.

Jalan tol Cikampek-Palimanan akan dapat mengurangi waktu tempuh serta biaya perjalanan para pengguna jalan. Begitu jalan tol ini beroperasi, masyarakat dapat menempuh rute Cikampek-Palimanan dalam waktu satu jam, lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan jalur Pantura yang biasanya memakan waktu hingga dua atau tiga jam dalam kondisi normal.

Selain itu, jalan tol ini akan membuka akses yang lebih luas kepada daerah-daerah potensial di Jawa Barat seperti Cikopo, Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati dan Sumberjaya; sehingga diharapkan akan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat terutama dalam meningkatkan lapangan pekerjaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pembangunan jalan tol ini akan dilaksanakan dalam satu periode kerja yang terdiri atas enam ruas jalan tol. Jalan tol ini dijadwalkan untuk rampung pada bulan September 2014. “Kami percaya semua pihak yang terlibat, termasuk pemerintah pusat dan daerah, investor, serta lembaga keuangan akan saling mendukung dan bekerja sama untuk memastikan proyek ini dapat selesai tepat waktu dan sesuai rencana,” kata Fadzil.

Setelah pencanangan pembangunan ini, Lintas Marga Sedaya akan memulai beberapa pekerjaan awal untuk persiapan konstruksi, termasuk survei topografi dan land clearing. Perusahaan juga akan melakukan perencanaan kerja konstruksi yang merupakan tahap penting dari pembangunan jalan tol ini, bersama dengan kontraktor, konsultan dan project manager yang telah ditunjuk.

Desain pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan ini telah disesuaikan dengan standar jalan tol Indonesia yang mengedepankan prinsip kualitas, keamanan, serta ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan misi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia untuk menyediakan infrastruktur berkualitas yang ramah lingkungan bagi masyarakat.

“LMS juga akan menerapkan beberapa perencanaan lingkungan yang tertera dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang telah disetujui oleh instansi terkait. Sebagai bagian dari komitmen kami untuk menyediakan jalan tol yang ramah lingkungan bagi masyarakat, kami berencana untuk menanam lebih dari 25.000 pohon sepanjang jalur Cikampek – Palimanan. Jumlah ini meliputi 80 jenis pohon yang berbeda termasuk pohon trembesi, palem, bambu betung, kayu manis, mahoni dan masih banyak lagi,” tandasnya.

“Kami sepenuhnya mendukung program infrastruktur pemerintah melalui skema Public Private Partnership, dengan menyediakan jalan tol yang berkualitas dan ramah lingkungan untuk masyarakat,” tambah Fadzil.

Total nilai investasi pekerjaan ini mencapai Rp12,5 triliun, dimana pendanaan akan didapatkan dari ekuitas dan hutang dengan rasio perbandingan 30:70; Rp 3,7 triliun dari pendanaan ekuitas dan Rp 8,8 triliun dari pendanaan hutang. Proyek ini telah mendapat tanggapan positif dari sejumlah lembaga keuangan menyusul adanya pembaruan perjanjian kontrak antara Lintas Marga Sedaya dan Pemerintah yang menegaskan bahwa proyek ini semakin layak untuk mendapatkan pinjaman bank (bankable).

Berbekal pengalaman Plus Expressways sebagai induk usaha LMS dalam mengembangkan jalan tol di berbagai negara, serta dukungan dari tim profesional yang berdedikasi, LMS memiliki keyakinan penuh terhadap kualitas pembangunan jalan tol ini dan untuk menyelesaikannya sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Rudi/LI-10

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty