x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Sejumlah Angkot Dirusak, Walikota 'Diam'

Demonstrasi Anarkis, Kota Ambon Mencekam, PNS Pilih Bolos Ngantor

Jumat, 16 Desember 2011 00:10 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Demonstrasi Anarkis, Kota Ambon Mencekam, PNS Pilih Bolos Ngantor - Sejumlah Angkot Dirusak, Walikota 'Diam' - Ist/Ilustrasi Kota Ambon yang mencekam

Ist/Ilustrasi Kota Ambon yang mencekam

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Situasi Kota Ambon kembali mencekam. Hal itu menyusul kerusuhan akibat demonstrasi massa hingga menewaskan seorang sopir angkot Rivaldo Petta di Perempatan Jl Toko Buku Simpang.

Bahkan, situasi yang mencekam itu membuat para PNS (Pegaawai Negeri Sipil) lebih memilih bolos ngantor. Kondisi itu terlihat di sejumlah perkantoran, mulai dari Pemkot Ambon, Pemprov Maluku. Apalagi, DPRD Kota Ambon dan Polda Maluku juga menjadi sasaran para demonstrans.

Baca juga: Wali Kota Tidore propaganda "Nyong Mutiara Hitam" di ANTV dan Maluku Tenggara Barat diguncang gempa 6,5 SR

Tragisnya lagi, para demonstrans anarkis itu juga mempengaruhi proses belajar mengajar. Pasalnya, para orangtua ketakutan jika anaknya pergi ke sekolah.

Tak hanya itu, para demontrans juga merusak sejumlah angkot di Jl Rijali maupun Jl Jenderal Sudirman.

Sayangnya, dengan adanya kejadian ini hingga sekarang belum ada keterangan resmi dari Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu maupun Walikota Ambon, Richard Louhenapessy.

“Jangan tebang pilih atau pilih kasih. Jadi tangkap dan proses hukum siapa pun yang memprovokasi masyarakat untuk bertikai agar stabilitas keamanan bisa terkendali kembali,” ujar Hasan, salah satu warga Kecamatan Sirimau. DAE/LI-10

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty