x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Rukun Imannya Beda, Lantunan Adzan Ditambah Dua Bait

Inilah yang Membuat Ajaran Syiah Ditentang Kalangan Sunni

Sabtu, 31 Desember 2011 17:44 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Inilah yang Membuat Ajaran Syiah Ditentang Kalangan Sunni - Rukun Imannya Beda, Lantunan Adzan Ditambah Dua Bait - Para pengikut Syiah di Timur Tengah.

Para pengikut Syiah di Timur Tengah.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Pertentangan Aliran Sunni dan Syiah memang tidak bisa dipungkri. Dua aliran ini ibarat air dan minyak yang tidak bisa bersatu. Bahkan, di negera Irak dan Iran pun kedua aliran ini selalu bertentangan karena memiliki pengikut yang sama besar.

Menurut Ketua MUI Jawa Timur KH Abdussomad Bukhori, jika sebuah negara terdapat dua aliran ini dengan kekuatan yang sama, maka negera tersebut tidak akan tentram. “Sunni dan Syiah memang tidak bisa ketemu. Rukun Imannya saja berbeda,” kata Abdussomad, Sabtu (31/12/2011).

Baca juga: Soal netralitas PNS Pemprov Jatim dan KPU berselisih dan Enam parpol besar sering lakukan pelanggaran

Dia menjelaskan, selain itu ada beberapa perbedaan yang menonjol aliran Syiah dengan umat Islam pada umumnya. Seperti adzan saja berbeda. Di Syiah, lantunan adzan diubah ada tambahan dua bait. Kemudian dari ibadah sholatnya.

“Di Syiah sholatnya berbeda. Yakni, sholat Dzuhur dan Ashar digabung jadi satu. Kemudian juga dengan sholat Maghrib dan Isyak. Tak hanya itu, di aliran Syiah Jum’atan tidak wajib. Jika sudah sholat Dzuhur tidak perlu sholat Jum’at. Perbedaan itulah yang tidak bisa ketemu dengan umat Islam pada umumnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Nikah Mut’ah (kawin kontrak) juga diperbolehkan di Aliran Syiah. Selain itu, kalangan Syiah sering mencaci maki sahabat Nabi seperti Abu Bakar, Umar bin Khotob, Usman bin Affan karena dianggap telah merampas jabatan Nabi.

Abdussomad juga mengatakan, di aliran Syiah ini memang terbagi menjadi beberapa sekte. Yang intinya ada Sekte Syiah sestrem dan lunak. “Walau pun sekte yang lunak ini ajarannya tetap bertentangan dengan umumnya umat Islam,” tandasnya. @ali

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty