Pelindo III Duduk Bersama dengan Pengguna Jasa, Persoalan Beres!

LENSAINDONESIA.COM : PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak mengundang para pengguna jasa untuk menyampaikan segala keluhan pelayanan. Acara ‘duduk bersama’ antara terminal operator dengan konsumen di Ruang Rapat PPSA Pelabuhan Tanjung Perak ini dilakukan demi meningkatkan kemudahan pelayanan.

“Semua uneg-uneg kami persilakan untuk disampaikan. Kita tampung sebagai perbaikan Pelindo III Tanjung Perak di tahun 2012 ini,” kata General Manager Pelindo III Cabang Tanjung Perak,  I Putu Ariawan, Minggu (8/1).

Dikatakan Putu Ariawan, pertemuan pada awal minggu Januari 2012 itu bisa dibilang sebagai ajang penyampaian keluhan pelanggan. Ia menyampaikan, ke depan patut dibudayakan, bila terjadi permasalahan sekecil apa pun di lingkup Pelabuhan Tanjung Perak, pengguna jasa akan diundang untuk mendapatkan informasi terbaru.

GM Pelindo III itu mengemukakan, keluhan-keluhan yang disampaikan pengguna jasa, di antaranya terkait  kedalaman kolam yang belum dikerjakan, meski telah dianggarkan di tahun 2011. Menutur Putu, pengerjaan pendalaman kolam tersebut terhambat akibat proses tender.

Tender proyek pendalaman kolam ini harus di ulang. Sebab, terjadi pembekakan anggaran hingga tiga kali lipat. Pada tahun 2012 sebesar 42 Miliar. Diungkapkan Putu, nantinya, dalam proyek itu, kolam di Dermaga Berlian Timur akan dikeruk sedalam -10 LWS. Sedangkan Berlian Barat sampai dengan 9 LWS.

“Kolam Jamrud Selatan – didalamkan hingga 9 LWS, Mirah sampai 7 LWS, dan Nilam dikeruk sampai kedalaman 9 LWS sama dengan baerlin Barat,”rincinya.

Salah satu asosiasi yang mengeluhkan lambatnya proses bongkar muat. Oleh sebab itu, pengguna jasa meminta penambahan fasilitas untuk mempercepat proses bongkar. Terkait dengan permintaan itu,  Pelindo III Cabang Tanjung Perak sebenarnya juga telah merencanakan investasi sebanyak 7 Harbour Mobile Crane (peralatan bongkar muat).

Saat ini, Cabang Tanjung Perak telah mendatangkan 1 unit Harbour Mobile Crane (HMC). Sedangkan 1 unit lagi direncanakan akan datang pada bulan Januari 2012 ini. Selanjutnya akan menyusul 5 unit lagi yang diperkirakan datang pada Mei nanti.

“Sebagai persiapan penambahan HMC itu kami pun telah dilakukan perekrutan 8 orang tega oprator. Saat mereka sedang melakukan praktek pandu di Pelabuhan Tanjung Perak selama 3 bulan,” papar Putu Ariawan, menjawab keluhan para pengguna jasa.

Terkait persolan percepatan proses bongkar muat, Kabid Lala Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, Deny R Boy Mau, berencana akan menggunakan dermaga yang kosong untuk pelaksananan bongkar muat. Baik untuk 1 atau 2 shift saja.

“Ke depan kita akan manfaatkan dermaga kosong sebagai lokasi bongar muat. Saya masukan untuk kapal lain yang telah siap. Dermaga tidak boleh sampai kosong, lisan pun akan kami layani, meski meeting akan dilakukan kemudian. Yang penting, kegiatan bongkar muat tetap harus berlangsung”, tandasnya.

Direktur Operasional PT BJTI, Prayitno, juga memberikan jaminan kepada pengguna jasa, apabila pada proses pelayanan di Terminal Berlian, mereka mengalami hambatan yang seharusnya tidak terjadi. Mereka dapat langsung menghubunginya baik via telepon ataupun SMS. Nantinya, hal tersebut akan langsung diatasi semaksimal mungkin.

““Kami hanya ingin meningkatkan produktivitas. Kami tidak akan menyerah untuk mewujudkannya. Kami terus berusaha mencoba bagaimana mengefisiensikan birokrasi. BJTI punya orang khusus yang melayani kapal. Sehingga kami akan memanfaatkan itu di satu atap di PPSA,” tegas Senior Manager Pelayanan Terminal pada Direktorat Operasi dan Teknik PT Pelindo III, Eko Harijadi Budijanto di lokasi yang sama.

“Dan, kami akan lebih sering mengadakan shearing season untuk menampung segala keluhan pelanggan guna improvement Pelindo III. Apabila terdapat hambatan menyangkut pelayanan di terminal, silakan langsung hubungi Manager Terminal tersebut. Jadi, cukup keluhkan ke satu orang yang paling bertanggung jawab di tempat terkait,” tambahnya. @rid