Pertunjukkan seni tradisional wayang Potehi.
LENSAINDONESIA.COM: Mulai tanggal 16 hingga 21 Januari 2012 mendatang pukul 18.00, Hotel Majapahit Surabaya turut memeriahkan suasana perayaan Imlek dengan menggelar pertunjukkan kesenian tradisional wayang boneka Potehi.
Humas and public Relation Hotel Majapahit, Mira Damayanti mengatakan, malam tahun baru Imlek dikenal sebagai Chuxi yang berarti “malam pergantian tahun”.
Baca juga: Cafe 1910 Majapahit Hotel Tampilkan Nuansa Jaman Belanda dan Wayang Potehi Ramaikan Perayaan Imlek, Jadi Ajang Pemersatu Umat Beragama
“Pertunjukkan ini dihadirkan untuk menghibur para tamu Hotel Majapahit yang hendak berkunjung maupun menginap, dimana sebagian besar wisatawan asing berasal dari Jepang, Cina perancis dan Belanda. Wayang boneka Potehi tersebut dimainkan Toni Harsono bersama rekan pendukungnya dari klenteng Hong San Kiong – Gudo, Jombang,” ujarnya kepada LICOM, Jumat (13/01).
Mira Damayanti menjelaskan, peringatan Tahun baru Imlek merupakan perayaan terpenting bagi orang Tionghoa, dimulai hari pertama penanggalan Tionghoa. Dan berakhir dengan Cap Goh Meh ditanggal kelima belas pada saat bulan pertama.
“Diharapkan melalui gelar seni budaya tradisional wayang boneka Potehi, Sebagai wujud ikut melestarikan peninggalan kebudayaan. Terutama seni pementasan wayang Potehi baik di dalam maupun luar Jawa,” pungkasnya.
Sementara Toni Harsono sendiri merupakan generasi ketiga, cucu dari seniman Potehi, Tok Su Kwie berasal dari provinsi Hokkian – Tiongkok. Sekaligus putra dari Tok Hong Kie, yang juga dalang wayang boneka Potehi.jefrey
19 menit yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu