x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Bacalah Informasi Sebanyak Mungkin

Hasil Penelitian, Aktivitas Membaca Berdampak Baik Bagi Kesehatan

Senin, 16 Januari 2012 15:45 WIB (3 years yang lalu)Editor:
Hasil Penelitian, Aktivitas Membaca Berdampak Baik Bagi Kesehatan - Bacalah Informasi Sebanyak Mungkin - Aktivitas membaca yang memang bagus untuk kesehatan

Aktivitas membaca yang memang bagus untuk kesehatan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kebiasaan mendapat informasi, melalui membaca koran atau internet, ternyata baik bagi kesehatan Anda. Hal ini dapat mempengaruhi pola makan, sehingga dapat menurunkan risiko obesitas, penyakit jantung dan kanker.

Penelitian yang dilakukan terhadap 1.000 orang dewasa menemukan bahwa orang-orang yang tertarik akan informasi yang luas lebih sering mengonsumsi buah-buahan dan ikan segar dalam jumlah tinggi dan cenderung sedikit mengonsumsi lemak hewani.

Sebelumnya, peneliti telah meminta partisipan mengisi kuesioner tentang penggunaan media, baik melalui koran, TV, majalah dan hingga internet, untuk mendapatkan data gaya hidup, kesehatan dan pola makan partisipan.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa orang yang sering terpapar informasi melalui media masa dilaporkan memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi terhadap pola makan, sehingga dianggap paling efektif untuk mengurangi risiko penyakit kronis dan penyakit neuro-degeneratif,” ungkap peneliti Dr Americo Bonanni dari Catholic University of the Sacred Heart in Campobasso, Italia.

Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Public Health ini tidak memasukkan menonton TV, meskipun hanya untuk menonton berita, karena ternyata menimbulkan efek pada kesehatan.

“Pada dasarnya, menonton TV berkaitan dengan aktivitas ngemil dan memicu risiko obesitas, yang merupakan faktor utama penyebab kardiovaskular. Penelitian ini diharapkan membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan menggunakan media masa lainnya, seperti internet dan koran atau majalah,” tambah Dr. Marialaura Bonaccio, seperti yang dilansir melalui zeenews. noviar

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty