Disebut Ramnit, Serang Lewat Link

Hati-hati! Virus Pencuri Password di Facebook Mulai Nyebar

Editor: | Sabtu, 21 Januari 2012 02:04 WIB, 516 hari yang lalu



Hati-hati! Virus Pencuri Password di Facebook Mulai Nyebar - Disebut Ramnit, Serang Lewat Link - Ist/Virus Ramnit

Ist/Virus Ramnit


LENSAINDONESIA.COM: Virus “cacing” kini menyerang situs jejaring sosial Facebook. Setidaknya, 45.000 password pengguna jejaring sosial Facebook di Inggris dan Prancis telah tercuri. Pelaku pencurian password adalah bagian dari malware atau virus yang dijuluki Ramnit, yang telah beraksi sejak April 2010.

Awalnya ia menyerang data perbankan. Facebook menganggap ini masalah serius. Mereka menemukan “cacing” jenis terbaru melalui sistem portal pengaman virtual bernama Seculert.

Baca juga: IPAYMU siap jamin keamanan transaksi bisnis online dan Kuba perluas akses Internet untuk warga

“Kami menduga Ramnit menyerang melalui link yang ditujukan kepada korban pengguna,” kata Departemen Riset Seculert. Kalau link itu dikirim ke pengguna lainnya, serangan akan meluas.

Melalui blognya, Seculert mengingatkan pengguna untuk berhati-hati dalam memilih password yang digunakan di dunia virtual. “Kejahatan di dunia maya mengambil keuntungan dari orang-orang yang cenderung menggunakan password sama,” tulis blog tersebut.

Cacing yang sedang gencar menyerang jejaring sosial ini sebelumnya dikenal suka menyerang pengguna surat elektronik alias email. Data Seculert menyatakan sebanyak 800 ribu mesin terserang virus Ramnit sejak September hingga Desember 2011.

Menurut penyedia antivirus Symantec, pada Juni 2011 sebanyak 17,3 persen virus yang menginfeksi perangkat lunak berasal dari varian Ramnit. Nah, untuk mengantisipasinya, pengguna Facebook disarankan agar selalu mengaktifkan antivirus.

Menurut konsultan portal pengaman Sophos, George Cluley, masalahnya adalah akun Facebook yang terinfeksi sulit diketahui. “Kesulitan bagi pengguna Facebook adalah tidak adanya tanda peringatan jika password terserang virus,” kata Cluley. *ian



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO