Kantor pusat FBI di Quantico, AS
LENSAINDONESIA.COM: Kelompok hacker andal bernama ‘Anonymous’ telah mengacak-acak jadwal FBI beberapa waktu lalu, setelah melalui penyadapan sebulan silam. Saat itu, FBI mengadakan pertemuan tertutup dengan Scotland Yard dan beberapa lembaga kepolisian asing lainnya guna membahas upaya peningkatan keamanan di negara masing-masing.
Menurut situs koran The New York Times, Minggu (5/2/2012), kelompok ‘Anonymous’ telah memposting rekaman 16-menit dari percakapan dalam pertemuan antar lembaga penegak hukum itu di berbagai situs. Sedangkan pada hari Jumat (3/2/2012) muncul beberapa pesan ‘Anonymous’ melalui Twitter:”FBI mungkin ingin tahu bagaimana kami dapat terus membaca isi memo-memo mereka sampai beberapa waktu mendatang”.
Baca juga: Tolak interogasi, FBI tembak mati Warga Florida dan Sel Anonymous rancang OpUSA, serang Obama
Namun, seorang pejabat FBI yang enggan menyebutkan nama justru menepis serangan ‘Anonymous’ itu dengan menegaskan bahwa kelompok tersebut tak mungkin menyusup ke pertemuan. Meski ia tak menjawab soal otentisitas percakapan di dalam rekaman yang sudah diunggah ‘Anonymous’ di beberapa situs.
Sebaliknya, kelompok ‘Anonymous’ telah memperoleh email kemudian menyebarkan nomor telepon dan kode akses mereka yang hadir dalam pertemuan. Email ‘Anonymous’ kemudian dikirim pada tanggal 13 Januari lalu ke lebih dari tiga lusin orang di Scotland Yard, FBI dan lembaga kepolisian di Perancis, Jerman, Irlandia, Belanda dan Swedia. usn/theage
Berita Terkait:
23 menit yang lalu
25 menit yang lalu
35 menit yang lalu
43 menit yang lalu
55 menit yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu