Halaman depan Unesa Surabaya
LENSAINDONESIA.COM: Dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur Bidik Misi 2012 ini, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menerima sebanyak 800 mahasiswa miskin.
“Seluruh PTN memang harus menyediakan kuota mahasiswa Bidik Misi sebanyak 20 persen. Tahun ini, kuota Bidik Misi Unesa 800,” kata Pembantu Rektor I Unesa, Prof Kisyani Laksono, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Penjual ganja untuk mahasiswa dibekuk polisi dan Mahasiswa kritik kebijakan Gubernur Kaltim yang melarang demonstrasi
Kisyani mengungkapkan, salah satu syarat utama adalah pendapatan keluarga. Namun, tidak ada nominal yang pasti. Bahkan, dalam aturan juga menyebutkan pendidikan orangtua boleh S1. Selain itu, juga tidak melihat mata pencaharian. “Dilihat dari beban keluarga. Meski pendapatakan keluarga Rp 3 juta per bulan tapi memiliki banyak tanggungan besar, kan tetap tidak cukup. Itu bisa masuk Bidik Misi,” jelasnya.
Sementara untuk tata cara pendaftaran, para calon mahasiswa dapat mengakses lewat laman (website) SNMPTN yang telah dibuka sejak 1 Februari dan akan ditutup 8 Maret. Setelah mendaftar, pengakses akan mendapatkan Kode Akses Pendaftaran (KAP).
“Kalau mengisi form Bidik Misi, maka akan langsung mendapatkan PIN untuk melanjutkan pendaftaran tes SNMPTN, sedangkan peserta non-Bidik Misi harus membayar ke bank untuk mendapatkan PIN guna melanjutkan pendaftaran secara online,” jelas Kisyani.
“Sekarang tinggal kemauan siswa yang bersangkutan. Selama dia pinter, biaya bukan halangan. Yang penting pinter, lolos tes, semua biaya pendidikan ditanggung pemerintah. Silakan kesempatan ini dimanfaatkan,” tandasnya. ian
Berita Terkait:
3 menit yang lalu
10 menit yang lalu
31 menit yang lalu
35 menit yang lalu
52 menit yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu