<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" 
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" 
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>
<channel>
	<title>LensaIndonesia &#187; KPK Harus Dalami Peran Paulus Iwo dan El Idris pada Kasus Wisma Atlet</title>
	<atom:link href="http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 May 2013 07:17:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<atom:icon>http://www.lensaindonesia.com/favicon.ico</atom:icon>
	<atom:link rel="next" href="http://www.lensaindonesia.com/sitemap.xml" />
	<feedburner:feedFlare href="http://add.my.yahoo.com/rss?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/us/my/addtomyyahoo4.gif">Subscribe with My Yahoo!</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://www.newsgator.com/ngs/subscriber/subext.aspx?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://www.newsgator.com/images/ngsub1.gif">Subscribe with NewsGator</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://feeds.my.aol.com/add.jsp?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://o.aolcdn.com/favorites.my.aol.com/webmaster/ffclient/webroot/locale/en-US/images/myAOLButtonSmall.gif">Subscribe with My AOL</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://www.netvibes.com/subscribe.php?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://www.netvibes.com/img/add2netvibes.gif">Subscribe with Netvibes</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://fusion.google.com/add?feedurl=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://buttons.googlesyndication.com/fusion/add.gif">Subscribe with Google</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://www.pageflakes.com/subscribe.aspx?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://www.pageflakes.com/ImageFile.ashx?instanceId=Static_4&amp;fileName=ATP_blu_91x17.gif">Subscribe with Pageflakes</feedburner:feedFlare>

		<item>
		<title>KPK Harus Dalami Peran Paulus Iwo dan El Idris pada Kasus Wisma Atlet</title>
		<link>http://www.lensaindonesia.com/2012/02/09/kpk-harus-dalami-peran-paulus-iwo-dan-el-idris-dalam-kasus-wisma-atlet.html</link>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 06:35:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Ridwan @lensaindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[headline utama]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[terkini]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi wisma atlet]]></category>
		<category><![CDATA[nazaruddin]]></category>
		<category><![CDATA[proyek pembangunan wisma]]></category>
		<category><![CDATA[suap wisma atlet]]></category>
		
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.lensaindonesia.com/2012/02/09/kpk-harus-dalami-peran-paulus-iwo-dan-el-idris-dalam-kasus-wisma-atlet.html</guid>
		
		<description><![CDATA[<img id="gambar-87200" src="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--02--suap-wisma-atlet-KPK.jpg" align="left" hspace="10" /> <p><strong>LENSAINDONESIA.COM:</strong> Koordinator SKAK FRI (Satuan Kerja Anti Korupsi &#8211; Forum Renovasi Indonesia), Bob Randilawe menayampaikan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mendalami peran pengusaha Paulus Iwo (Paul Iwo) dalam kasus Wisma Atlet Pelembang.</p>
<p>Sebab diduga, Iwo merupakan pintu masuk untuk membuka kotak pandora jaringan koruptor pentolan PT Duta Graha Indah (DGI). Apalagi, Ia (Iwo) juga ditengarai ada dibelakang penyandang proyek untuk SEA Games itu.<p class="reoth">Baca juga: <a href="http://www.lensaindonesia.com/2013/04/15/anak-buah-nazaruddin-selesai-digarap-kejagung.html#r=bacajuga" title="Anak Buah Nazaruddin selesai digarap Kejagung">Anak Buah Nazaruddin selesai digarap Kejagung</a>  dan  <a href="http://www.lensaindonesia.com/2013/04/11/usai-diperiksa-kpk-joyo-winoto-pilih-bungkam.html#r=bacajuga" title="Usai diperiksa KPK, Joyo Winoto pilih bungkam">Usai diperiksa KPK, Joyo Winoto pilih bungkam</a></p>
<p>Dan yang kedua, kata Bob, KPK perlu mengungkap misteri Mohammad El Idris. Sebab, pengakuan Dirut PT DGI, Dudung Purwadi di pengadilan Tipikor Jakarta Jumat (05/8/) lalu, bahwa Meski hanya menjabat sebagai Manager Marketing di perusahaan jasa kostruksi itu, Idris ternyata memiliki pengaruh dan hak istimewa.</p>
<p>“Kok bisa, hanya seorang Direktur Marketing bisa mengatur semua hal ikwalnya soal wisma atlet termasuk pencarian dana untuk fee kepada sejumlah orang. Apa karena Dia juga adik sepupu dari Razif Halik Uno. Dengan kata lain, dia adalah paman dari komisaris PT DGI Sandiaga Salahudin Uno?” ungkap Bob Randilawe bernada tanya.</p>
<p>Dalam persidangan dengan terdakwa Rosa Manulang, Direktur Utama PT DGI, Dudung Purwadi memberikan kesaksian kalau El Idris adalah salah satu pendiri dari perusahaan itu. Menurut Dudung, Idris juga pernah menjabat posisi Dirut pada tahun 1982 hingga 1993. Saat Idris memimpin perusahaan, Dudung hanya menjabat posisi Kepala Cabang.</p>
<p>&#8220;Dia (Idris) founder senior di perusahaan kami,&#8221; ujar Dudung di Pengadilan Tipikor, Jumat (5/8).</p>
<p>Dudung disebut sebagai pihak yang menegosiasikan nama-nama yang akan mendapat fee atas kemenangan DGI dalam tender pembangunan Wisma Atlet. Namun, Dudung menjelaskan selama ini dirinya berkomunikasi dengan Rosa melalui El Idris. Demikian ketika El Idris meminta pencairan dana Rp 3,2 miliar. Waktu itu, Dudung mengaku hanya menyetujui fee itu senilai Rp 1 miliar.</p>
<p>Namun karena El Idris di desak oleh Rosa, maka dia pun mencairkan dana tersebut melalui Direktur Keuangan Laurensius Teguh Khasanto Tan. Dudung mengaku baru tahu setelah pencairan itu dilakukan.</p>
<p>LSM SKAK FRI, ujar Bob, menyatakan keprihatinan atas sepak terjang mafia kejahatan korporasi yang kelihatan “menari-nari di atas konflik Partai Demokrat.  Menurut Bob, perkembangan pengusutan terhadap penerima dalam kasus suap ini sudah lama ditunggu masyarakat.</p>
<p>Soalnya, dia melanjutkan, kasus ini tidak mungkin berdiri sendiri. Apalagi, pembahasan proyek senilai miliaran itu dilakukan oleh Anggota DPR, Pengusaha dan Petinggi Partai Politik” imbuh Bob Randilawe.<strong>*ari</strong></p>
<img src="http://j.mp/WZy24y" border="0" height="1" width="1" alt="alexa" class="ns" />

<img src="http://j.mp/UDnNTT" border="0" height="1" width="1" alt="ComScore" class="ns" />
<img src="http://j.mp/UHbRl8" border="0" height="1" width="1" alt="Quantcast" class="ns" />

<div class="statcounter" class="ns">
	<a title="counter customisable" href="http://j.mp/UDmFQr" target="_blank" class="ns">
		<img class="statcounter" src="http://j.mp/VsaeFi" alt="counter customisable" height="1" width="1" class="ns" />
	</a>
</div><img src="http://www.google-analytics.com/__utm.gif?utmwv=1&amp;utmn=1849267366&amp;utmsr=-&amp;utmsc=-&amp;utmul=-&amp;utmje=0&amp;utmfl=-&amp;utmdt=-&amp;utmhn=www.lensaindonesia.com&amp;utmr=&amp;utmp=/2012/02/09/kpk-harus-dalami-peran-paulus-iwo-dan-el-idris-dalam-kasus-wisma-atlet.html/feed&amp;utmac=UA-22495971-1&amp;utmcc=__utma%3D58999470.1053051913.1369121165.1369121165.1369121165.2%3B%2B__utmb%3D58999470%3B%2B__utmc%3D58999470%3B%2B__utmz%3D58999470.1369121165.2.2.utmccn%3D(direct)%7Cutmcsr%3D(direct)%7Cutmcmd%3D(none)%3B%2B__utmv%3D58999470.fa8fb607339d12b2332a60ca7f641e28%3B" alt="Google Analytics NOscript" /><img id="gambar-87200" src="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--02--suap-wisma-atlet-KPK.jpg" align="left" hspace="10" /> <img src="http://j.mp/WZy24y" border="0" height="1" width="1" alt="alexa" class="ns" />

<img src="http://j.mp/UDnNTT" border="0" height="1" width="1" alt="ComScore" class="ns" />
<img src="http://j.mp/UHbRl8" border="0" height="1" width="1" alt="Quantcast" class="ns" />

<div class="statcounter" class="ns">
	<a title="counter customisable" href="http://j.mp/UDmFQr" target="_blank" class="ns">
		<img class="statcounter" src="http://j.mp/VsaeFi" alt="counter customisable" height="1" width="1" class="ns" />
	</a>
</div><img src="http://www.google-analytics.com/__utm.gif?utmwv=1&amp;utmn=6340291446&amp;utmsr=-&amp;utmsc=-&amp;utmul=-&amp;utmje=0&amp;utmfl=-&amp;utmdt=-&amp;utmhn=www.lensaindonesia.com&amp;utmr=&amp;utmp=/2012/02/09/kpk-harus-dalami-peran-paulus-iwo-dan-el-idris-dalam-kasus-wisma-atlet.html/feed&amp;utmac=UA-22495971-1&amp;utmcc=__utma%3D18489988.1318661644.1369121165.1369121165.1369121165.2%3B%2B__utmb%3D18489988%3B%2B__utmc%3D18489988%3B%2B__utmz%3D18489988.1369121165.2.2.utmccn%3D(direct)%7Cutmcsr%3D(direct)%7Cutmcmd%3D(none)%3B%2B__utmv%3D18489988.fa8fb607339d12b2332a60ca7f641e28%3B" alt="Google Analytics NOscript" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img id="gambar-87200" src="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--02--suap-wisma-atlet-KPK.jpg" align="left" hspace="10" /> <p><strong>LENSAINDONESIA.COM:</strong> Koordinator SKAK FRI (Satuan Kerja Anti Korupsi &#8211; Forum Renovasi Indonesia), Bob Randilawe menayampaikan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mendalami peran pengusaha Paulus Iwo (Paul Iwo) dalam kasus Wisma Atlet Pelembang.</p>
<p>Sebab diduga, Iwo merupakan pintu masuk untuk membuka kotak pandora jaringan koruptor pentolan PT Duta Graha Indah (DGI). Apalagi, Ia (Iwo) juga ditengarai ada dibelakang penyandang proyek untuk SEA Games itu.<p class="reoth">Baca juga: <a href="http://www.lensaindonesia.com/2013/04/15/anak-buah-nazaruddin-selesai-digarap-kejagung.html#r=bacajuga" title="Anak Buah Nazaruddin selesai digarap Kejagung">Anak Buah Nazaruddin selesai digarap Kejagung</a>  dan  <a href="http://www.lensaindonesia.com/2013/04/11/usai-diperiksa-kpk-joyo-winoto-pilih-bungkam.html#r=bacajuga" title="Usai diperiksa KPK, Joyo Winoto pilih bungkam">Usai diperiksa KPK, Joyo Winoto pilih bungkam</a></p>
<p>Dan yang kedua, kata Bob, KPK perlu mengungkap misteri Mohammad El Idris. Sebab, pengakuan Dirut PT DGI, Dudung Purwadi di pengadilan Tipikor Jakarta Jumat (05/8/) lalu, bahwa Meski hanya menjabat sebagai Manager Marketing di perusahaan jasa kostruksi itu, Idris ternyata memiliki pengaruh dan hak istimewa.</p>
<p>“Kok bisa, hanya seorang Direktur Marketing bisa mengatur semua hal ikwalnya soal wisma atlet termasuk pencarian dana untuk fee kepada sejumlah orang. Apa karena Dia juga adik sepupu dari Razif Halik Uno. Dengan kata lain, dia adalah paman dari komisaris PT DGI Sandiaga Salahudin Uno?” ungkap Bob Randilawe bernada tanya.</p>
<p>Dalam persidangan dengan terdakwa Rosa Manulang, Direktur Utama PT DGI, Dudung Purwadi memberikan kesaksian kalau El Idris adalah salah satu pendiri dari perusahaan itu. Menurut Dudung, Idris juga pernah menjabat posisi Dirut pada tahun 1982 hingga 1993. Saat Idris memimpin perusahaan, Dudung hanya menjabat posisi Kepala Cabang.</p>
<p>&#8220;Dia (Idris) founder senior di perusahaan kami,&#8221; ujar Dudung di Pengadilan Tipikor, Jumat (5/8).</p>
<p>Dudung disebut sebagai pihak yang menegosiasikan nama-nama yang akan mendapat fee atas kemenangan DGI dalam tender pembangunan Wisma Atlet. Namun, Dudung menjelaskan selama ini dirinya berkomunikasi dengan Rosa melalui El Idris. Demikian ketika El Idris meminta pencairan dana Rp 3,2 miliar. Waktu itu, Dudung mengaku hanya menyetujui fee itu senilai Rp 1 miliar.</p>
<p>Namun karena El Idris di desak oleh Rosa, maka dia pun mencairkan dana tersebut melalui Direktur Keuangan Laurensius Teguh Khasanto Tan. Dudung mengaku baru tahu setelah pencairan itu dilakukan.</p>
<p>LSM SKAK FRI, ujar Bob, menyatakan keprihatinan atas sepak terjang mafia kejahatan korporasi yang kelihatan “menari-nari di atas konflik Partai Demokrat.  Menurut Bob, perkembangan pengusutan terhadap penerima dalam kasus suap ini sudah lama ditunggu masyarakat.</p>
<p>Soalnya, dia melanjutkan, kasus ini tidak mungkin berdiri sendiri. Apalagi, pembahasan proyek senilai miliaran itu dilakukan oleh Anggota DPR, Pengusaha dan Petinggi Partai Politik” imbuh Bob Randilawe.<strong>*ari</strong></p>
<img src="http://j.mp/WZy24y" border="0" height="1" width="1" alt="alexa" class="ns" />

<img src="http://j.mp/UDnNTT" border="0" height="1" width="1" alt="ComScore" class="ns" />
<img src="http://j.mp/UHbRl8" border="0" height="1" width="1" alt="Quantcast" class="ns" />

<div class="statcounter" class="ns">
	<a title="counter customisable" href="http://j.mp/UDmFQr" target="_blank" class="ns">
		<img class="statcounter" src="http://j.mp/VsaeFi" alt="counter customisable" height="1" width="1" class="ns" />
	</a>
</div><img src="http://www.google-analytics.com/__utm.gif?utmwv=1&amp;utmn=3513504262&amp;utmsr=-&amp;utmsc=-&amp;utmul=-&amp;utmje=0&amp;utmfl=-&amp;utmdt=-&amp;utmhn=www.lensaindonesia.com&amp;utmr=&amp;utmp=/2012/02/09/kpk-harus-dalami-peran-paulus-iwo-dan-el-idris-dalam-kasus-wisma-atlet.html/feed&amp;utmac=UA-22495971-1&amp;utmcc=__utma%3D63934666.1378178755.1369121165.1369121165.1369121165.2%3B%2B__utmb%3D63934666%3B%2B__utmc%3D63934666%3B%2B__utmz%3D63934666.1369121165.2.2.utmccn%3D(direct)%7Cutmcsr%3D(direct)%7Cutmcmd%3D(none)%3B%2B__utmv%3D63934666.fa8fb607339d12b2332a60ca7f641e28%3B" alt="Google Analytics NOscript" />]]></content:encoded>
					<dc:publisher>Mohammad Ridwan</dc:publisher>
		<dc:title>KPK Harus Dalami Peran Paulus Iwo dan El Idris pada Kasus Wisma Atlet</dc:title>
		<dc:language>id_ID</dc:language>
		<media:content url="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--02--suap-wisma-atlet-KPK.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">KPK Harus Dalami Peran Paulus Iwo dan El Idris pada Kasus Wisma Atlet (thumbnail)</media:title>
		</media:content>
		<enclosure url="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--02--suap-wisma-atlet-KPK.jpg" length="" type="" />
	</item>
	</channel>
</rss>
<!--rss custom template by dwi kristianto-->
