x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Hantam Sedan Accord, Dua Tewas, Belasan Orang Luka-luka

Payah! Lagi-lagi Bus Sumber Kencono Tabrakan

Kamis, 09 Februari 2012 20:12 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Payah! Lagi-lagi Bus Sumber Kencono Tabrakan - Hantam Sedan Accord, Dua Tewas, Belasan Orang Luka-luka - Ist/Sedan yang dihantam Bus Sumber Kencono

Ist/Sedan yang dihantam Bus Sumber Kencono

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONEIA.COM: Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur rawan Madiun-Ngawi. Kali ini, lagi-lagi armada PO Sumber Kencono dengan nopol W 7503 UY. Bus ini tabrakan dengan sedan Honda Accord AG 1663 L di dekat Jembatan Glodok, Magetan.

Akibatnya, bus terpelanting ke Kali Glodok setelah sebelumnya menubruk beton cor dan besi pengaman. Dan dua orang tewas akibat kejadian ini.

Baca juga: Belum lunas PBB, nenek sebatang kara ini ditolak ambil jatah Raskin dan Kebakaran Gedung PLN Madiun masih misterius, tunggu hasil Labfor

Peristiwa ini terjadi tepatnya di jembatan yang berada di atas Sungai Glodok, Dusun Glodok, Kelurahan/Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, atau sekitar 5 KM utara Lanud Iswahjudi, Magetan.

Kecelakan tersebut berawal ketika bus Sumber Kencono W 7503 UY jurusan Yogyakarta-Surabaya itu melaju dari Utara (Ngawi). Setelah mendekati Jembatan Glodok, sebuah sedan Honda Accord melaju dengan kecepatan tinggi.

Sedan yang dikendarai Lilik Purwanto, warga Perumahan PG Purwodadi, Karangrejo, Magetan, ini oleng ke kanan dan memasuki jalur bus. Tubrukan tidak terhindarkan. Bagian kiri depan sedan menghantam bagian kiri depan bus.

Usai tabrakan, sedan terpelanting ke sebelah Utara jembatan di Timur badan jalan dengan posisi menghadap ke Selatan. Sementara, bus melaju tidak terkendali di atas Jembatan Glodok lalu menubruk beton cor dan besi
pengaman hingga meluncur ke arah sungai dan menyangkut di tebing sungai setinggi 15 meter.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bingakum) Direktorat Lalu Lantas Kepolisian Daerah (Ditlantas Polda) Jawa Timur AKBP Ade Safri Simanjuntak menyatakan, tabrakan terjadi di titik 1,3 meter dari badan jalan sebelah Utara jembatan. Artinya, bus belum memasuki jembatan.

“Dari penelitian diketahui, tubrukan terjadi di jalur bus sebelum jembatan. Itu artinya, sedan yang terlalu ke kanan,” ungkap AKBP Ade Simanjuntak di lokasi kejadian.

Hal ini dibenarkan pengemudi bus nahas, Hariyanto. “Pas sudah dekat tinggal tinggal 50 an meter tiba-tiba sedannya oleng ke kanan jadi saya gak bisa menghindar, wong jembatannya juga gak pas buat dua mobil. Setelah tabrakan, stir saya monting (tidak terkendali),” ujar Hariyanto di Mapolsek Karangrejo.

Warga Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang ini mengaku, sempat pingsan karena menderita luka pada bagian pelipis. Saat sadar ia dan bus sudah berada sungai dan banyak penumpang yang berteriak-teriak panik.

Ditemui di RSUD Sayidiman, Magetan, Benny (35) kernet bus Sumber Kencono mengaku, melihat dengan jelas sedan yang oleng ke kanan secara tiba-tiba di atas jembatan. “Saya belum sempat memperingatkan sopir, tubrukan sudah terjadi,” katanya.

Benny sendiri masih dirawat di RS karena mengalami trauma thorax atau patah tulang iga.

Sementara, korban tewas dalam kecelakaan tersebut adalah Wiwid Winingtyas, warga Jl Menur, Cilacap Jawa Tengah. Wiwid adalah penumpang bus Sumber Kencono dan hingga petang kemarin jenasahnya masih berada di kamar jenasah RSUD Sayidiman, Magetan. Korban tewas lainnya adalah Suparno, warga Glodok,
Kelurahan/Kecamatan Karangrejo, Magetan. Suparno merupakan salah satu penumpang sedan. Jenasahnya sudah diambil keluarga dan dimakamkan di pemakaman setempat.

Selain korban tewas, korban luka-luka juga dilarikan ke RSUD dr Sayidiman, Magetan dan RSUD dr Soedono, Madiun. Sebagian besar sudah diperbolehkan pulang karena hanya luka ringan. Saat ini tinggal Irfan (21), kondektur bus Sumber Kencono, Benny (35), kernet bus Sumber Kencono dan Sugeng Riyadi (35), warga jl Menur Cilacap Jawa Tengah yang masih dirawat di RSUD dr Sayidiman, Magetan. *arso

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty