Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin
LENSAINDONESIA.COM: Rusia dan Iran belum mencapai kesepakatan apapun dalam rencana kerjasama bilateral bidang teknik militer selama pertemuan terbaru pada Rabu (8/2/2012), kata Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin, papar sejumlah kantor berita Eropa.
Pernyataan Rogozin itu sekaligus membantah kata-kata Duta Besar Iran Mahmoud Reza Sajjadi, yang – setelah bertemu dengan Rogozin – mengatakan bahwa Moskow dan Teheran telah mencapai kesepakatan mengenai dimulainya kembali kerjasama di bidang militer.
Baca juga: Aktor sirkus terkenal Rusia tewas dibunuh dan Ahli antikorupsi AS diusir dari Moskow
”Kami, tak diragukan lagi, telah membahas isu-isu kerja sama teknik militer antara kedua negara, tetapi tidak ada keputusan yang telah dibuat,” kata Rogozin kepada kantor berita Interfax.
Menurut Rogozin, kedua belah pihak hanya setuju bahwa situasi yang berkembang tidak akan mempengaruhi kerja sama teknis-militer bilateral antara kedua negara. Mereka juga membahas isu-isu pertahanan anti-rudal selama pertemuan.
Kerja sama teknik militer antara kedua negara itu dihentikan setelah Moskow menghentikan pengiriman S-300 rudal anti-pesawat ke Iran sesuai dengan sanksi PBB. euron/interfax
Berita Terkait:
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
5 jam yang lalu