LENSAINDONESIA.COM: PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II meluncurkan identitas korporasi baru berupa logo IPC. Identitas korporasi baru ini mengukuhkan semangat baru Pelindo II dalam bertransformasi menjadi IPC, perusahaan penyedia layanan kepelabuhanan di Indonesia yang lebih efisien dan modern dalam berbagai aspek operasinya guna mencapai tujuan menjadi operator pelabuhan berkelas dunia.
Semangat transformasi tersebut akan diterapkan ke dalam seluruh aktivitas perusahaan, baik pada aspek strategis manajemen, operasional maupun peningkatan sumber daya manusia yang secara komprehensif, gesit dan fleksibel dengan berpegang pada prinsip memajukan perdagangan, memajukan Indonesia.
Demikian diungkapkan Direktur Utama Pelindo II, RJ Lino dalam keterangan pers diterima LIcom, Rabu (22/2/2012).
Lino menjelaskan arti dan makna identitas logo baru ini. Korporasi yang baru ini berbalut warna jingga dan biru yang masing-masing merepresentasikan sinar matahari terbit dan ketangkasan dalam berekspresi. Nilai-nilai yang terkandung di dalam jingga adalah semangat perubahan, kekuatan, optimisme, serta kebanggaan setiap karyawan, untuk bersama-sama berdiri di garis terdepan dalam mencapai tujuan organisasi.
Sedangkan sisi biru pada logo menggambarkan kesiapan memasuki erabaru yang dinamis dan fleksibilitas setiap komponen dalam perusahaan menghadapi berbagai tantangan guna mencapai tujuan perusahaan, sebagai a world class port operator.
Paduan grafis logo baru dalam sinaran warna jingga dan biru tersebut merupakan inspirasi dari gambaran sebuah anak panah yang melesat di atas permukaan air laut yang jernih dan luas yang menjadi representasi konsep pergerakan perusahaan yang fokus dan dinamis.
“Ketangkasan dalam bekerja menjadi inti semangat transformasi yang diusung IPC bersama logo baru ini. Kami menyadari, IPC sebagai operator pelabuhan, memegang peranan penting dalam rantai logistik Indonesia. Untuk itu, kami harus bergerak lebih cepat, efektif, dan efisien dalam melayani kebutuhan para pelanggan atau pengguna jasa kepelabuhanan. Semakin singkat waktu yang diperlukan dalam memproses layanan kepelabuhanan, semakin rendah pula biaya yang harus dikeluarkan, yang pada akhirnya akan mampu menekan harga barang di pasar nasional sehingga merangsang pertumbuhan ekonomi Indonesia, the spirit in energizing trade, energizing Indonesia,” jelas Lino.
Menurut Lino, semakin ketatnya kompetisi dalam skala regional dan internasional telah menuntut Indonesia untuk mampu menciptakan efisiensi distribusi barang melalui sistem transportasi yang terintegrasi, salah satunya berupa pola kerja serta kualitas layanan kepelabuhanan yang dapat menyediakan layanan secara fleksibel yang berfokus pada penekanan biaya operasi.
Menjawab tantangan itu, lanjut Lino, IPC pun mengimplementasikan perubahan dari dua sisi, yakni infrastruktur operasional serta sumber daya manusia. Dari sisi infrastruktur, IPC terus memaksimalkan kapasitas layanan kepelabuhanan dengan penambahan alat bongkar muat berteknologi modern.
“Pada awal 2012 ini, IPC cabang Tanjung Priok menerima kedatangan sembilan unit peralatan bongkar muat jenis gantry jip crane yang merupakan bagian dari pengadaan 15 crane jenis yang sama. Penambahan peralatan pendukung operasional ini merupakan bagian dari pengadaan alat bongkar muat untuk pelabuhan-pelabuhan
cabang yang diadakan secara bertahap sejak tahun lalu,” kata Lino.
Menyadari pentingnya teknologi informasi dalam era keterbukaan sekarang ini, IPC semakin meningkatkan
penerapan layanan berbasis information and communication technology (ICT). Situs www.indonesiaport.co.id yang dapat mulai diakses hari ini diharapkan mampu menjadi sarana ICT utama yang mendukung kebutuhan informasi bagi para pelanggan.
“Sistem windows dan service level di seluruh wilayah kerja IPC memungkinkan pemilik barang untuk bisa mengetahui slot waktu dan tempat sandar kapal serta tracking proses pengurusan izin, yang diharapkan mampu mengurangi antrean kapal serta penumpukan barang di pelabuhan,” ungkap Lino.
Seluruh sistem ini diharapkan dapat meningkatkan effective working time menjadi 80 persen pada tahun 2012.
IPC di tahun 2012 ini juga semakin serius mempersiapkan diri untuk membangun dan mengelola kawasan
pelabuhan di Terminal Kalibaru Utara.
Lino menambahkan, komitmen untuk memulai pembangunan terminal pada April 2012 ini telah disampaikan ke Pemerintah dan seluruh pihak terkait sambil menunggu selesainya pembuatan berbagai regulasi yang diperlukan. Selain itu, IPC pun berencana mulai membangun Pelabuhan Peti Kemas di Sorong dengan luas kawasan mencapai tiga hektar. Pembangunan tersebut ditargetkan akan berlangsung hingga tahun 2013 agar pelabuhan dapat beroperasi pada tahun 2014.
Kemudian, IPC juga sebelumnya telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) mengenai penyiapan rencana kerja sama penyediaan fasilitas kepelabuhanan di Pelabuhan Tanjung Sauh. Rencana ini diharapkan dapat terimplementasi pada akhir 2012.
Sementara dari sisi peningkatan sumber daya manusia, IPC menyadari pentingnya human capital development program. Program ini mencakup pemetaan kemampuan karyawan, pengiriman karyawan berprestasi untuk mengikuti pendidikan di luar negeri, menyelenggarakan proses penilaian berbasis kompetensi, menciptakan suasana kompetitif dalam bekerja, melalui penilaian key performance indicator bulanan.
“Peningkatan layanan kepelabuhanan akan menghasilkan peningkatan arus perdagangan serta pendapatan untuk membiayai pengembangan infrastruktur. Peningkatan arus perdagangan berarti akan lebih banyak barang yang masuk dan keluar pelabuhan, sehingga diharapkan akan mampu menciptakan kompetisi sehat yang menuntut layanan berkualitas, serta menurunkan biaya logistik. Hal inilah yang ingin kita capai dari implementasi strategi yang dibungkus dalam satu semangat cekatan (agility) dalam seluruh aspek bisnis perusahaan,” tutup R.J. Lino.rudi
Rubrik : EKONOMI , EKONOMIbisnis , headline ekonomi , HEADLINE UTAMA
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012