Gawat! Banjir Lahar Merapi Putuskan Jalur Magelang-Jogja

LENSAINDONESIA.COM: Jalur alternatif Magelang-Jogjakarta kembali terputus. Kali ini akibat banjir lahar dingin setinggi 4 meter yang berasal dari Gunung Merapi.

Jembatan Bojong Kojor, Desa Bojong, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jateng, ini terputus karena lahar dingin membawa material dan melewati badan jembatan.

”Banjir kali ini datang sangat besar. Dari puncak terpantau hampir 5 meter dan sampai di sini (Jembatan Bojong Kojor-red) mencapai 4 meter dari dasar sungai dan lebar 50 meter,” ujar salah seorang relawan.

Ditutupnya jembatan penghubung ini lantaran adanya ketakutan jembatan putus seperti pada
31 Maret 2011 silam.

”Kita sengaja tutup, karena kita tidak berani berspekulasi,” tandas relawan yang mengaku bernama Anton.

”Tadi terpantau di Sawangan pukul 17.05 dan sampai di sini (Pabelan) hanya sekitar seperempat jam,” jelasnya.

Sejumlah warga yang tinggal di hilir Kali Pabelan sempat panik dengan datangnya banjir dengan skala besar, kemarin. Bahkan ada beberapa yang sudah mengemasi barangnya dan hendak mengungsi. ”Kami takut, mending siap-siap dulu,” kata Muryanto, 45, warga Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid.

Sedangkan, aktivitas Gunung Merapi pelan-pelan menunjukan tanda penurunan. Meskipun, menurut petugas Pemantauan Gunung Merapi (PGM) Heru Suparwoko, sempat terjadi gempa vulkanik dangkal sekali, gempa multiphase dua kali dan guguran sekali. ”Terpantau jumlah kegempaan terus menurun dibandingkan hari sebelumnya,” tambahnya. *dae