Acara KNAPK
LENSAINDONESIA.COM : Indonesia sebagai negara heterogen yang terdiri dari multi etnis, agama dan multi kultur memang pada satu sisi menjadi kebanggaan kita semua. Hal itu di paparkan Kepala Staf Kodim 0504/JS Mayor Kav Sunaryo Saripan SPi MSi saat seminar sehari dengan tema “ Pemantapan Ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam mewujudkan wawasan Kebangsaan” di aula Kelurahan Jati Padang Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan, Selasa( 28/2/2012).
”Namun, jika tidak dikelola dan di manajemen dengan baik berdasarkan prinsip saling menghormati, toleransi, hormat menghormati dan saling menghargai adanya unsur perbedaan justru akan menjadi malapetaka bagi bangsa ini,”kata Mayor Kav. Sunaryo.
Baca juga: Bakti sosial MKRI, Khaironi: Alhamdulilah dapat sembako gratis dan Wilayah NKRI Berubah, Sayangnya Masyarakat Banyak yang 'Tak Peduli', Jeeh!
Menurutnya, dalam kegiatan ini kurang lebih 80 orang anggota Konsorsium Nasional untuk Anak Dalam Perlindungan Khusus (KNAPK) bekerja sama dengan Dirjen Kesbang dan Politik Kemendagri, bahwa Bela Negara tidak semestinya hanya dipahami sebagai upaya memanggul senjata ataupun berbau militerisme.
Ia menjelaskan, bukan hanya semata-mata tugas TNI saja, melainkan merupakan tugas segenap warga Negara Indonesia sesuai kemampuan dan profesinya. ”Di kehidupan termasuk anggota KNAPK mempunyai kewajiban untuk membela negara Republik Indonesia demi Keutuhan NKRI sesuai amanat UU no 3 tahun 2002 tentang Hanneg,” pungkasnya. winarko
Berita Terkait:
5 menit yang lalu
6 menit yang lalu
13 menit yang lalu
41 menit yang lalu
48 menit yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu