x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Geliat FT Ubaya, Pamerkan Teknologi Pengaman Kendaraan

Senin, 05 Maret 2012 15:51 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Geliat FT Ubaya, Pamerkan Teknologi Pengaman Kendaraan - - Design Contest Universitas Surabaya

Design Contest Universitas Surabaya

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Puluhan prototipe dan desain teknologi pengaman kendaraan dipamerkan dalam lomba Product Design for Automotive Safety Improvement yang digelar di East Rotunda Ground Floor Grandcity Mall Surabaya.

Salah seorang juri ‘Product Desain Contest’ Sunardi Tjandra ST MT mengatakan, lomba ini digelar untuk memperingati Lustrum V Fakultas Tehnik (FT) Universitas Surabaya (Ubaya). Saat ini ada 11 tim yang masuk babak final yakni lima tim pelajar SMA dan enam tim mahasiswa. Dalam babak final itu, peserta memamerkan prototipe dan desainnya,” ujar Sunardi.

Baca juga: SHERA buka kantor cabang di Jakarta dan Surabaya dan Tunjangan fungsional dan Serdos dipangkas, dosen se-Indonesia ngamuk

Sunardi menjelaskan, Dalam lomba ini, Setiap peserta diwajibkan mempresentasikan hasil desain di hadapan dewan juri selama 15 menit. “Pemenangnya akan meraih hadiah total berupa Rp25 juta dan Piala Rektor, Dekan, dan Kepala Program Studi,”ungkapnya.

Kelima tim desain pelajar SMA itu mendesain kursi “safety kid”, “security sensor system”, “flame handbreak combine”, “NCLm Light Helmet”, serta sistem keamanan antikebakaran dan tabrakan.

Sementara itu, enam tim tingkat Universitas itu mendesain Helm Wiper, Helm Airbag, Alat pelumas rantai otomatis, sistim pintu darurat otomatis, alat pelindung kepala, dan “double rear mirror”.

“Dengan lomba ini, semoga menjadi wadah apresiasi siswa dan mahasiswa dalam menuangkan ide dan gagasan yang berguna bagi masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, dari puluhan teknologi yang dipamerkan, salah satu karya yang menyedot perhatian pengunjung adalah pembuka pintu otomatis darurat. Karya buatan tiga mahasiswa Program Studi Teknik Manufaktur Ubaya itu terinspirasi oleh maraknya kecelakaan bus.

Tim yang terdiri atas Daniel Hermawan Kuncoro, Aland Rinaldi Gunawan, dan Ardy Hariyanto tersebut memanfaatkan sensor panas dan asap. Sensor itu dihubungkan ke aktuator berupa central lock yang biasa terdapat pada mobil. Lalu, terhubung pula dengan pengunci untuk kaca.

“Central lock akan membuka kunci dan jendela pun terbuka,” kata Daniel.

Selain itu, mereka sudah menyiapakan tuas manual untuk berjaga-jaga bila sistem otomatis tersebut rusak. Tuas itu rencananya diletakkan di sebelah tempat duduk supir bus.”Alat yang saya rancang ini sudah teruji dan saya pun memikirkan pula cadangan tuas manual kalau sistem otomatisnya rusak atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena kurang perawatan rutin,” katanya. ian

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty