x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Alasannya, Pimpinan Baru Saja Diganti

Lagi, DCKTR dan Satpol PP Gagal Tertibkan Tower Liar

Selasa, 06 Maret 2012 07:21 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Lagi, DCKTR dan Satpol PP Gagal Tertibkan Tower Liar - Alasannya, Pimpinan Baru Saja Diganti - Tower liar.

Tower liar.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Penertiban tower liar yang ada di atas gedung  serta di atas tanah yang tidak memiliki ijin bangunan gagal ditertibkan.

Pasalnya, dinas terkait seperti Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang(DCKTR) serta Satuan Polisi Pamong Praja(SatPolPP) beralasan bahwa pimpinan mereka baru saja diganti.

Baca juga: Soal netralitas PNS Pemprov Jatim dan KPU berselisih dan Enam parpol besar sering lakukan pelanggaran

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa komisi C DPRD surabaya berniat  untuk menertibkan Tower liar bahkan merobohkan.

Simon Lekatompessy, wakil ketua Komisi C DPRD Surabaya, mengatakan “Gimana ya, wong pejabatnya baru semua,” kata  politisi asal Partai Damai Sejahtera itu, Senin (5/3).

Tidak bisa dipungkiri dua dinas itu, yakni Dinas CKTR dan Satpol PP Surabaya dimana tugasnya untuk menertibkan tower bermasalah itu akan berat sekali. Pasalnya, berdasarkan data yang ada, sejak Tahun 2009 diperkirakan di Surabaya berdiri 857 tower seluler,”imbuh simon.

“Diduga kuat tower-tower itu bermasalah semua,” ungkap Simon.

Sejumlah 398 tower berdiri diatas bangunan dimana ketinggiannya diatas 6 meter, sedangkan 455 tower berdiri di bawah (berdiri di tanah), Simon menyebutkan.

Sachiroel Alim Anwar ketua Komisi C menambahkan, Komisi yang dipimpinnya meminta Satpol PP dan Dinas CKTR untuk segera menertibkan tower liar itu.

“Kami tetap meminta bapak-bapak ini (pejabat baru) segera menertibkan tower-tower itu,” tegas Sachiroel Alim.

Untuk itu, Komisi C DPRD Surabaya memberi waktu tiga Minggu untuk menginventarisir tower yang dianggap bermasalah.

“Kita beri waktu tiga Minggu kepada CKTR dan Satpol PP untuk mendata dan langsung menertibkan,” tegas politisi Demokrat.

Setelah di desak Komisi C DPRD Surabaya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Irvan Widyanto  dan Agus Imam Sonhaji selaku Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang   sepakat untuk menuntaskan semua persoalan penertiban tower yang sedang sedang menjadi topik hangat.

Irvan Widyanto menegaskan, pihaknya akan selalu tertib aturan dalam menjalankan tugasnya dalam pengawal dan penegakan Perda. Namun, untuk melakukannya, pihaknya harus berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Prosedur memang tidak bisa kita langgar, setelah ada rekom dari dinas CKTR pasti kita tertibkan,” pungkas mantan Kabag Pemerintahan dan Otoda itu di ruang sidang Komisi C DPRD Surabaya, Senin(5/3).dhimas

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty