x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Disebut Dijanjikan Fee Proyek Sebesar 2,5 Persen Oleh PT DGI

Akan Nyalon Gubernur DKI Jakarta, Eh Alex Noerdin Malah Digarap KPK

Kamis, 08 Maret 2012 18:18 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Akan Nyalon Gubernur DKI Jakarta, Eh Alex Noerdin Malah Digarap KPK - Disebut Dijanjikan Fee Proyek Sebesar 2,5 Persen Oleh PT DGI - Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Di tengah upaya maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin malah disibukkan dengan kasus Wisma Atlet Palembang.

Bahkan, hari ini, pria yang masih menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan itu dipanggil Komisi Pemberantasan korupsi (KPK).

Baca juga: Sosialisasi kajian Minerba, KPK undang 12 Gubernur dan Meski sudah perkenalkan skuatnya, Sriwijya tetap “berburu” pemain

Jurubicara KPK, Johan Budi membenarkan, Alex dipanggil untuk diperiksa sebagai upaya mengembangkan kasus suap yang menyeret ‘bos-bos’ Partai Demokrat itu.

Saat ini, KPK tengah mengembangkan penyidikan kasus suap proyek wisma atlet SEA Games yang menjerat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

“Yang bersangkutan diperiksa untuk mengembangkan kasus Wisma Atlet,” kata Johan Budi ketika dihubungi wartawan, Kamis (8/3/2012).

Johan Budi menyampaikan, pengembangan difokuskan KPK pada proses pengadaan proyek wisma atlet yang dibiayai dengan dana block grant senilai Rp 191,6 miliar.

KPK mencium adanya praktik penggelembungan harga dalam proyek yang dikerjakan oleh PT Duta Graha Indah tersebut.

Dalam dakwaan terpidana kasus ini, Mindo Rosalina Manullang dan Mohammad El Idris, nama Alex Noerdin disebut dijanjikan uang komisi atau fee proyek sebesar 2,5 persen oleh PT DGI.

Sampai saat ini, Alex masih diperiksa oleh KPK. Belum jelas kapan Alex akan selesai diperiksa. *ari




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty