x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Masih Mengenakan Seragam Lengkap Tentara

Bela Rakyat, TNI Pukul Mundur Polisi yang Menyerang Mahasiswa

Rabu, 28 Maret 2012 00:19 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Bela Rakyat, TNI Pukul Mundur Polisi yang Menyerang Mahasiswa - Masih Mengenakan Seragam Lengkap Tentara - Bentrok mahasiswa yang menolak kenaikan BBM dan aparat di Jakarta, Selasa (27/3).

Bentrok mahasiswa yang menolak kenaikan BBM dan aparat di Jakarta, Selasa (27/3).

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuktikan diri sebagai tentara rakyat, seperti yang diharapkan oleh Jenderal Besar Sudirman.

Hal itu dibuktikan ketika TNI melindungi mahasiswa yang dipukul mundur oleh polisi ke Pejambon. “Ini membuktikan TNI adalah tentara rakyat,” kata Koordinator Komite Aksi Rakyat Teritorial, Bungas Thomas Fernando Duling dalam perbincangan kepada LICOM, malam ini (Selasa, 27/3) di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Jalan Salemba, Jakarta Pusat.

Baca juga: Premium kualitas rendah, kok dijual ala Pertamax, Gan! dan Berani melawan, Joko Suyanto Ingatkan Pendemo Akan Ditindak Oleh Polisi

Jenderal Soedirman memang sempat mengatakan, TNI pada hakekatnya berasal dari rakyat. Oleh karenanya, TNI tidak boleh menjadi alat penguasa dan partai.

Dan dalam konteks demonstrasi sore tadi, mahasiswa berada dalam jalur membela kepentingan rakyat dengan melawan SBY-Boediono yang semakin mencekik rakyat dengan menaikkan harga BBM.

Sore tadi, warga Komplek Batalyon Perhubungan TNI AD memukul mundur polisi yang mengejar mahasiswa ke dalam komplek yang terletak di Pejambon itu. Bahkan diantaranya masih memakai seragam lengkap tentara.

Selain itu, Nando menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh perjuangan mahasiswa Konami. “Tetap semangat dalam maklumat yang telah dihasilkan dalam konsolidasi itu,” sambungnya.

Salah satu bunyi maklumat adalah cabut mandat MPR/DPR, turunkan  dan adili seadil-adilnya SBY-Boediono.@ari

 




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty