x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Sering Terjadi Perpecahan Konsentrasi Massa di Lapangan

Di Balik Aksi Unras Mahasiswa, LMND Terkesan Ekslusif

Jumat, 30 Maret 2012 10:29 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Di Balik Aksi Unras Mahasiswa, LMND Terkesan Ekslusif - Sering Terjadi Perpecahan Konsentrasi Massa di Lapangan -

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM : Meski satu tujuan, aksi unjuk rasa yang digelar para mahasiswa dari berbagai Organisasi Mahasiswa (ormawa) se-Jatim untuk menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), ternyata tak kompak.

Hal ini terlihat dari seringnya mahasiswa mengalami perpecahan konsentrasi massa dan perbedaan idealisme.

Baca juga: Jangan korbankan rakyat, menaikkan Elpiji demi politik, Bro! dan Demo BBM bentrok, 2 Polisi jadi korban di Sulawesi

Seperti yang terjadi pada tiga kelompok ormawa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim, kemarin, yakni Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Kesenjangan ini bahkan diungkapkan sendiri oleh ketua wilayah Jawa Timur LMND, Mulyadi.

Dikatakannya, untuk dialog dengan Dewan Jatim seperti yang LMND lakukan, ternyata tidak mendapatkan izin dari kelompok mahasiswa lain.

“Kami belum berkoordinasi teklapnya seperti apa. Kemarin malam kami hanya berkirim short message service (sms) dan
sepakat bertemu dilapangan,” paparnya.

Sebetulnya, katanya lagi, kami inginnya bergabung menjadi satu. Tapi karena mungkin kurangnya koordinasi membuat kami terpecah saat terjadi bentrok. “Tadinya kami ingin ajak yang lain untuk bersama-sama bertemu dengan para anggota dewan, sepertinya yang lain menolak entah alasan apa,” ungkap dia.

Ditanya soal ekslusivitas yang ditampakkan gerakan ini, Mulyadi membantah.  “Bukan bermaksud ekslusif. Tapi kebetulan saja kelompok kami yang ditemui para anggota dewan dan Kapolda,” terangnya.

Sementara itu sebelumnya, para mahasiswa yang tergabung dalam PMII sepakat untuk tidak akan menemui siapapun di Gedung dewan. @anne

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Rizal Hasan

RIZAL HASAN has been a reporter for more than 12 years, now he as…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty