x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Terbongkar Dalam LKPJ Gubernur Jateng

Payah! Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Merosot

Jumat, 13 April 2012 00:10 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Payah! Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Merosot - Terbongkar Dalam LKPJ Gubernur Jateng - Ist/Gubernur Jateng Bibit Waluyo

Ist/Gubernur Jateng Bibit Waluyo

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Meski penyajiannya dinilai banyak kekurangan secara substansial, DPRD Jateng akhirnya menerima laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Tengah tahun 2011.

Merosotnya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor juga menjadi sorotan. Ketua Panitia Khusus (Pansus) pembahasan LKPJ Maria Tri Mangesti mengatakan, banyak indikator kuantitatif dan kualitatif atas capaian program di masing-masing urusan tidak termuat dalam LKPJ.

Baca juga: Caleg PKPI Jateng II siap jadi pendamping masyarakat desa dan Mahasiswa dan 9 komplotan "sadis" bersenjata digulung di Jawa Tengah

Padahal indikator tersebut sangat diperlukan untuk melihat tahapan ketercapaian rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2008-2013. Indikator dimaksud, baru diberikan sejumlah SKPD pada tahap akhir pembahasan Pansus.

“Tapi di akhir-akhir pembahasan, sejumlah SKPD memberi penjelasan dan tambahan data indikator capaian sesuai RPJMD,” ujarnya ketika membacakan laporan akhir Pansus LKPJ dalam rapat paripurna istimewa di Gedung Berlian DPRD Jateng, Rabu (11/4/2012).

Sedangkan, Ketua DPRD Murdoko dan Wakil Ketua DPRD Riza Kurniawan yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi absen. Keduanya juga absen dalam sidang paripurna 5 April lalu. Sidang paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bambang Priyoko didampingi dua Wakil Ketua lain, yakni Bambang Sadono dan Abdul Fikri Fakih. Bahkan, tidak ada keterangan yang disampaikan atas absennya dua pimpinan dewan tersebut. @yuwana/st

 




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty