x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Gawat, Sekitar 70 Siswa Bogor Terancam Tidak Lulus UN

Rabu, 18 April 2012 13:26 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Gawat, Sekitar 70 Siswa Bogor Terancam Tidak Lulus UN - - Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM : Belum ada alasan jelas mengenai 70 siswa yang tidak ikut pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang dilaksanakan secara serentak di Kota Bogor sejak Senin lalu. Namun, diam-diam pihak Dinas Pendidikan Kota Bogor (Disdik) memberikan dua alternatif kepada siswa yang tidak lulus nantinya.

Kepala Seksi (Kasie) Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jajang Koswara mengatakan jika ada siswa yang tidak lulus nantinya, dapat mengulang pendidikan satu tahun lagi atau mengikuti kelas Paket C, yang akan dilaksanakan ujiannya pada bulan Juni, Juli dan Oktober tahun 2012.
Menurut Jajang, sebagian siswa sering kali  tegang ketika akan menghadapi UN. Mereka selalu memikirkan apakah bisa menyelesaikan soal ujian atau tidak, terutama memikirkan kelulusannya. Namun, solusinya jika tidak lulus dan ingin lulus tahun ini, siswa bisa mengikuti ujian Paket C. “Siswa yang tidak lulus bisa mengikuti paket C,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Baca juga: UN SMP di Surabaya kacau, siswa banyak yang bingung dan Mendikbud ikuti penanganan kasus "kunci jawaban UN" dijual Rp150 ribu

Di Kota Bogor, banyak kelas jauh atau kelas Paket C setingkat dengan Sekolah Menengah Atas (SMA). Jadi, siswa yang tidak lulus bisa mengikuti UN susulan di Paket C.

Berkaitan dengan itu, sebanyak 70 siswa di Kota Bogor tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) pada hari pertama pelaksanaan UN, yang dilaksanakan secara serentak oleh 72 SMA dan SMK di Kota Bogor, pada Senin (16/4/2012). Siswa-siswi tersebut tidak mengikuti ujian dengan alasan izin tidak masuk sekolah, tidak ada kabar, sakit dan meninggal.”Siswa yang tidak masuk sebanyak 70 siswa, dari jumlah siswa yang mengikuti ujian sebanyak 11 ribu siswa,” kata Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Bogor, Hari Sasono.

Ia melanjutkan, siswa yang tidak masuk pada hari pertama UN ini, disebabkan berbagai faktor keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. Menurutnya, hal itu merupakan suatu hal yang tidak dipungkiri oleh setiap sekolah dan selalu ada pada setiap tahunnya. “Memang setiap tahun selalu ada saja yang tidak masuk pada hari pertama UN,” pungkasnya. umar

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty