x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Salah Satunya Hilangnya Icon Muara Angke

Walikota Jakut Sosialisasi Pemilukada, Malah Terima Uneg-uneg Warga

Rabu, 18 April 2012 01:38 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Walikota Jakut Sosialisasi Pemilukada, Malah Terima Uneg-uneg Warga - Salah Satunya Hilangnya Icon Muara Angke- Ist/Walikota Jakut ketika bertemu dengan warganya

Ist/Walikota Jakut ketika bertemu dengan warganya

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Walikota Jakarta Utara H Bambang Sugiyono bertatap muka dengan para tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua RT/RW dan PKK se Kecamatan Penjaringan di Sport Club, Pantai Mutiara, Kecamatan Penjaringan, Selasa (17/04/2012).

Selain bersilahturahmi dengan tokoh masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan mensosialisasikan Pemilukada DKI Jakarta yang akan berlangsung 11 Juli mendatang. Walikota juga menyampaikan hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan pemerintah, kususnya Jakarta Utara.

Baca juga: Perda PTSP telah disahkan, pelayanan administrasi jadi lebih singkat dan Walikota Jakut kunjungi para korban banjir

Dalam sambutannya, Walikota Jakarta Utara H Bambang Sugiyono menjelaskan, jika pembangunan di wilayah DKI Jakarta juga kurang exploitasi. Sehingga, masyarakat kususnya Jakarta Utara tidak mengetahui apa yang telah dilakukan pemerintah, seperti penanggulangan banjir yang sudah terealisasi dengan realisasi penurunan wilayah Jakut yang sudah tidak terkena banjir.

“Untuk wilayah utara 40 persen dari wilayahnya tidak lagi terjadi banjir. Paling hanya genangan dan tidak akan terjadi berhari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Walikota mengatakan, untuk masalah kesehatan Pemprov DKI Jakarta juga tidak tinggal diam.  Saat ini, puskesmas kecamatan sudah melayani rawat inap untuk masyarakat miskin dan difasilitasi secara cuma-cuma.

“Masyarakat miskin tidak perlu khawatir kalau sakit. Karena, khusus untuk masyarakat miskin biaya pengobatan kesehatan sudah gratis,” ujarnya

“Adanya partisipasi masyaralat dalam mendukung pemerintah, pastinya pembangunan infrastruktur kota akan berjalan lancar,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah warga menyampaikan uneg-unegnya. Diantaranya, Sarfani(28) warga Muara Angke. Dia mengatakan, jika icon Muara Angke telah hilang, yakni tugu kampung nelayan Muara Angke sudah tidak berdiri lagi. “Saya harap dari pemerintah agar membangun kembali tugu tersebut. Berhubung tempat kami menjadi salah satu kawasan wisata, jalan boleh bagus tapi kami harap icon tersebut ada kembali,” tegasnya.

Hal ini senada juga di katakan Miko(40), warga Pantai Indah Kapuk. Menurutnya, jika terjadi kebakaran petugas pemadam telat datang. Karena, tidak adanya pos pemadam yang ada di kawasan Pantai Indah Kapuk.

“Saya sangat berharap agar diadakannya pos pemadam di dekat kawasan kami. Jadi, apabila ada kejadian cepat sampai ke lokasi dan untuk kantor RW harap dibangun agar kami dapat bekerja dengan mudah untuk mendukung kinerja pemerintah,” pungkasnya. @ichsan

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty