x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Seskab Didesak Tiadakan Alokasi untuk Penghematan APBNP 2012

FITRA: Buang-buang Uang, Rapat Kabinet SBY Mubazir

Jumat, 20 April 2012 14:17 WIB (2 years yang lalu)Editor:
FITRA: Buang-buang Uang, Rapat Kabinet SBY Mubazir - Seskab Didesak Tiadakan Alokasi untuk Penghematan APBNP 2012 - SBY memimpin rapat kabinet

SBY memimpin rapat kabinet

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA mensinyalir terdapat anggaran mubazir pada penyelenggaraan  rapat presiden SBY serta rapat kerja Sekretaris kabinet sebanyak Rp. 546.160.000.

Anggaran sebanyak itu hanya digunakan untuk persiapan materi sidang dan rapat.

Baca juga: Pengamat: Beasiswa jelang Pemilu 2014 itu dinilai berbau politis dan Laporan dugaan penggunaan uang negara oleh Presiden dalam kampanye

Koordinator FITRA, Uchok Sky Khadafi dalam siaran persnya, Jumat (20/04) hari ini di gedung DPR/MPR Jakarta, mengatakan dari
anggaran sebesar Rp. 546 juta itu yang digunakan untuk mempersiapkan materi atau bahan – bahan sidang materi atau rapat lainnya yang langsung dipimpin presiden SBY sebanyak Rp. 106.160.000,-

“Jadi, sebelum rapat dimulai, ada anggaran yang mubazir alias anggaran yang sia-sia, yaitu pada program di Sekretaris Kabinet yang harus menyiapkan materi sidang dan rapat lainnya yang dipimpin oleh Presiden dan atau Wakil Presiden serta rapat kerja Sekretaris Kabinet sebesar Rp 546.160.000,” ungkap Uchok.

Sisanya dari anggaran tersebut digunakan untuk penyiapan bahan rapat atau pertemuan yang dipimpin Presiden/ wakil Presiden sebesar Rp. 61.932.000, dan pelaksanaan fungsi-fungsi yang diberikan Deputi Bidang Persidangan Kabinet sebesar Rp 378.218.000.

“Anggaran Rp 546 juta itu dipergunakan untuk sekedar penyiapan bahan-bahan sidang kabinet sebesar Rp 106.010.000, penyiapan bahan
rapat atau pertemuan yang dipimpin Presiden dan/ atau Wakil Presiden sebesar Rp 61.932.000 dan pelaksanaan fungsi-fungsi yang diberikan oleh Deputi Bidang Persidangan Kabinet sebesar Rp 378.218.000″ katanya.

FITRA menilai alokasi anggaran sebanyak itu jelas sebagai kegiatan yang sangat mubazir.

Sehingga Sekretaris Kabinet mestinya meniadakan alokasi anggaran tersebut sebagai bentuk penghematan dari APBNP 2012.

“Alokasi anggaran sebesar Rp 546 juta ini, jelas-jelas sebuah kegiatan yang sangat mubazir. Dan sebenarnya, Sekretaris Kabinet bisa
menghapuskan anggaran ini agar APBN Perubahaan 2012 tidak terlalu cepat habis atau terlalu membebankan APBN kita. Semoga sebelum terbitnya DIPA baru, anggaran ini sudah dihapuskan” katanya.@suciastuti

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Rizal Hasan

RIZAL HASAN has been a reporter for more than 12 years, now he as…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty