Eksplorasi minyak Blok Cepu Bojonegoro/ilustrasi
LENSAINDONESIA.COM: Bupati Bojonegoro Suyoto semakin getol mengamankan kekayaan alam (minyak) yang di Blok Cepu dan sekitarnya.
Upaya yang saat ini tengah dorong Suyoto adalah mendesak para rekanan lokal untuk turut mendaftarkan diri dalam setiap tender ekspolrasi minyak. Tujuanya, agar kandungan minyak di wilayah Bojonegoro yang nilainya mencapai Rp 1.800 Triliun itu tidak dikuasai sepenuhnya oleh asing dan pengusaha luar daerah.
Baca juga: Bupati Bojonegoro ancam cabut izin proyek migas Blok Cepu dan 2.292 tenaga honorer Bojonegoro lakoni uji publik
“Pasalnya kalau kita tidak ‘ngotot’ untuk merebut proyek-proyek itu, maka rekanan yang ada di Bojonegoro hanya bisa melihat lalu lalangnya pihak luar yang mengerjakan proyek Blok Cepu ini,”kata Suyoto kepada LICOM, Sabtu ( 21/4/2012) .
Disamping rekanan lokal yang harus bisa mengerjakan proyek minyak, Pemkab. Bojonegoro juga memberi kewajiban kepada para pemenang tender agar mengikut sertakan warga asli Bojonegoro ikut bekerja di proyek raksasa tersebut .
Suyoto menambahkan bahwa , saat ini Pemkab telah menerbitkan Peraturan Bupati ( Perbup) tentang konten lokal agar semua bisa merasakan kue minyak yang ada di Bojonegoro, meski hanya digandeng oleh pemenang tender Mobil Cepu Limited ( MCL).
Sementara itu, saat ini para pemenang tender kontruksi proyek Enggeering Procurement Construction ( EPC ) Blok Cepu pada proyek EPC 1 sampai 5 mulai dikerjakan dari persiapan hingga pengurusan perijinnya.
Diketahui, proyek tersebut menelan biaya sekitar Rp 25 hingga Rp 30 Trilliun. Beberapa pekerjaan didalam proyek EPC diantaranya adalah pekerjaan penanaman pipa minyak berdiameter 20 inchi sepanjang 72 km, proyek pemrosesan minyak mentah, pembangunan pipa bawah laut sepanjang 23 km mulai Kecamatan Palang hingga tengah laut di Tuban, pembangunan tangki raksasa berkapasitas 1,7 juta barel minyak di tengah laut yang berfungsi menampung minyak mentah sebelum dikapalkan dan pembangunan danau buatan untuk menampung air sebagai bahan injeksi pada proses minyak saat produksi puncak 165 ribu barel per hari.*hidayat
Berita Terkait:
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu