<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" 
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" 
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>
<channel>
	<title>LensaIndonesia &#187; Tim Ekspedisi Khatulistiwa Kagum Kejujuran Warga Dayak </title>
	<atom:link href="http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 May 2013 06:55:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<atom:icon>http://www.lensaindonesia.com/favicon.ico</atom:icon>
	<atom:link rel="next" href="http://www.lensaindonesia.com/sitemap.xml" />
	<feedburner:feedFlare href="http://add.my.yahoo.com/rss?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/us/my/addtomyyahoo4.gif">Subscribe with My Yahoo!</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://www.newsgator.com/ngs/subscriber/subext.aspx?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://www.newsgator.com/images/ngsub1.gif">Subscribe with NewsGator</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://feeds.my.aol.com/add.jsp?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://o.aolcdn.com/favorites.my.aol.com/webmaster/ffclient/webroot/locale/en-US/images/myAOLButtonSmall.gif">Subscribe with My AOL</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://www.netvibes.com/subscribe.php?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://www.netvibes.com/img/add2netvibes.gif">Subscribe with Netvibes</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://fusion.google.com/add?feedurl=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://buttons.googlesyndication.com/fusion/add.gif">Subscribe with Google</feedburner:feedFlare>
	<feedburner:feedFlare href="http://www.pageflakes.com/subscribe.aspx?url=http://feeds.feedburner.com/portal-berita-lensaindonesia" src="http://www.pageflakes.com/ImageFile.ashx?instanceId=Static_4&amp;fileName=ATP_blu_91x17.gif">Subscribe with Pageflakes</feedburner:feedFlare>

		<item>
		<title>Tim Ekspedisi Khatulistiwa Kagum Kejujuran Warga Dayak</title>
		<link>http://www.lensaindonesia.com/2012/04/24/tim-ekspedisi-khatulistiwa-kagum-kejujuran-warga-dayak.html</link>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 07:53:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rosdiansyah @lensaindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[lensademokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[militer]]></category>
		<category><![CDATA[terkini]]></category>
		<category><![CDATA[ekspedisi]]></category>
		<category><![CDATA[khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[maratus]]></category>
		
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.lensaindonesia.com/2012/04/24/tim-ekspedisi-khatulistiwa-kagum-kejujuran-warga-dayak.html</guid>
		
		<description><![CDATA[<img id="gambar-109264" src="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--04--suku-DAYAK.jpg" align="left" hspace="10" /> <p><strong>LENSAINDONESIA.COM:</strong> Tim Ekspedisi Khatulistiwa Korwil 8/HST sudah sepuluh hari di pedalaman pegunungan meratus, selama itu mereka  menginap berpindah-pindah baik di hutan-hutan maupun di rumah-rumah balai adat, dikatakan Wadan Subkorwil 9/HST Mayor inf Ardian Tri Wasana di pegunungan Meratus Kalimantan, Selasa (24/4/2012). ”Kehidupan di pedalaman dirasakan nuansa yang sangat berbeda,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, Suku Dayak Meratus hidup sangat bersahaja, dengan kearifan memperlakukan alam serta sangat menjunjung tinggi sifat jujur. Mereka juga sangat familiar dengan tamu dari luar, sekalipun itu masih asing. “Kearifan mereka memperlakukan alam, jelas dia tergambar dari cara mereka memperlakukan tanaman padi. Warga setempat sangat menghargai dan menghormati padi, mereka anggap telah memberi kehidupan pada anak cucu,” ujarnya.<p class="reoth">Baca juga: <a href="http://www.lensaindonesia.com/2012/08/02/lebaran-perusahaan-jasa-pengiriman-tambah-armada.html#r=bacajuga" title="Lebaran, Perusahaan Jasa Pengiriman Tambah Armada">Lebaran, Perusahaan Jasa Pengiriman Tambah Armada</a>  dan  <a href="http://www.lensaindonesia.com/2012/07/20/ekspedisi-khatulistiwa-berhasil-ungkap-khazanah-alam-indonesia.html#r=bacajuga" title="Ekspedisi Khatulistiwa Berhasil Ungkap Khazanah Alam Indonesia">Ekspedisi Khatulistiwa Berhasil Ungkap Khazanah Alam Indonesia</a></p>
<p>Ia menjelaskan, padi yang baru dipanen, harus disimpan dalam lumbung. Sedangkan padi yang dikonsumsi, adalah padi yang disimpan sebelumnya, antara dua sampai tiga tahun. Serta adat istiadat mereka sarat nilai-nilai filosofis, berdasarkan hasil identifikasi dan ada 19 varietas padi tugal (padi yang ditanam di ladang).</p>
<p>”Mereka bilang semuanya enak. mereka mengatakan bahwa semua padi enak. semua tak ada yang mau membeda-bedakan jenis padi tersebut. Dari situ kami mengerti mereka sangat menghargai padi,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, rombongan pertama dari tim ekspedisi berjumlah 32 anggota yang  memulai penjelajahan dan penelitian dari Dusun Kundan, Balai Miulan, Haruyan Dayak, dilanjutkan ke Balai  Tamburasak, dan Macatur. Jarak tempuh antar balai antara  4-5 jam.</p>
<p>”Adapun penelitian dilaksanakan di Gunung Tindihan, yang ketinggian puncaknya mencapai 1.233 meter diatas permukaan laut. Wilayah gunung Tindihan sendiri dalam mayarakat adat termasuk hutan keramat. Rencananya, mereka berada di sana selama tiga minggu ke depan,” imbuhnya.<strong>@winarko</strong></p>
<img src="http://j.mp/WZy24y" border="0" height="1" width="1" alt="alexa" class="ns" />

<img src="http://j.mp/UDnNTT" border="0" height="1" width="1" alt="ComScore" class="ns" />
<img src="http://j.mp/UHbRl8" border="0" height="1" width="1" alt="Quantcast" class="ns" />

<div class="statcounter" class="ns">
	<a title="counter customisable" href="http://j.mp/UDmFQr" target="_blank" class="ns">
		<img class="statcounter" src="http://j.mp/VsaeFi" alt="counter customisable" height="1" width="1" class="ns" />
	</a>
</div><img src="http://www.google-analytics.com/__utm.gif?utmwv=1&amp;utmn=3764001423&amp;utmsr=-&amp;utmsc=-&amp;utmul=-&amp;utmje=0&amp;utmfl=-&amp;utmdt=-&amp;utmhn=www.lensaindonesia.com&amp;utmr=&amp;utmp=/2012/04/24/tim-ekspedisi-khatulistiwa-kagum-kejujuran-warga-dayak.html/feed&amp;utmac=UA-22495971-1&amp;utmcc=__utma%3D91351329.1995382129.1369205879.1369205879.1369205879.2%3B%2B__utmb%3D91351329%3B%2B__utmc%3D91351329%3B%2B__utmz%3D91351329.1369205879.2.2.utmccn%3D(direct)%7Cutmcsr%3D(direct)%7Cutmcmd%3D(none)%3B%2B__utmv%3D91351329.fb769d570270f80574f2ecd13af0ade5%3B" alt="Google Analytics NOscript" /><img id="gambar-109264" src="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--04--suku-DAYAK.jpg" align="left" hspace="10" /> <img src="http://j.mp/WZy24y" border="0" height="1" width="1" alt="alexa" class="ns" />

<img src="http://j.mp/UDnNTT" border="0" height="1" width="1" alt="ComScore" class="ns" />
<img src="http://j.mp/UHbRl8" border="0" height="1" width="1" alt="Quantcast" class="ns" />

<div class="statcounter" class="ns">
	<a title="counter customisable" href="http://j.mp/UDmFQr" target="_blank" class="ns">
		<img class="statcounter" src="http://j.mp/VsaeFi" alt="counter customisable" height="1" width="1" class="ns" />
	</a>
</div><img src="http://www.google-analytics.com/__utm.gif?utmwv=1&amp;utmn=7565686001&amp;utmsr=-&amp;utmsc=-&amp;utmul=-&amp;utmje=0&amp;utmfl=-&amp;utmdt=-&amp;utmhn=www.lensaindonesia.com&amp;utmr=&amp;utmp=/2012/04/24/tim-ekspedisi-khatulistiwa-kagum-kejujuran-warga-dayak.html/feed&amp;utmac=UA-22495971-1&amp;utmcc=__utma%3D86003058.1019296507.1369205879.1369205879.1369205879.2%3B%2B__utmb%3D86003058%3B%2B__utmc%3D86003058%3B%2B__utmz%3D86003058.1369205879.2.2.utmccn%3D(direct)%7Cutmcsr%3D(direct)%7Cutmcmd%3D(none)%3B%2B__utmv%3D86003058.fb769d570270f80574f2ecd13af0ade5%3B" alt="Google Analytics NOscript" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img id="gambar-109264" src="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--04--suku-DAYAK.jpg" align="left" hspace="10" /> <p><strong>LENSAINDONESIA.COM:</strong> Tim Ekspedisi Khatulistiwa Korwil 8/HST sudah sepuluh hari di pedalaman pegunungan meratus, selama itu mereka  menginap berpindah-pindah baik di hutan-hutan maupun di rumah-rumah balai adat, dikatakan Wadan Subkorwil 9/HST Mayor inf Ardian Tri Wasana di pegunungan Meratus Kalimantan, Selasa (24/4/2012). ”Kehidupan di pedalaman dirasakan nuansa yang sangat berbeda,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, Suku Dayak Meratus hidup sangat bersahaja, dengan kearifan memperlakukan alam serta sangat menjunjung tinggi sifat jujur. Mereka juga sangat familiar dengan tamu dari luar, sekalipun itu masih asing. “Kearifan mereka memperlakukan alam, jelas dia tergambar dari cara mereka memperlakukan tanaman padi. Warga setempat sangat menghargai dan menghormati padi, mereka anggap telah memberi kehidupan pada anak cucu,” ujarnya.<p class="reoth">Baca juga: <a href="http://www.lensaindonesia.com/2012/08/02/lebaran-perusahaan-jasa-pengiriman-tambah-armada.html#r=bacajuga" title="Lebaran, Perusahaan Jasa Pengiriman Tambah Armada">Lebaran, Perusahaan Jasa Pengiriman Tambah Armada</a>  dan  <a href="http://www.lensaindonesia.com/2012/07/20/ekspedisi-khatulistiwa-berhasil-ungkap-khazanah-alam-indonesia.html#r=bacajuga" title="Ekspedisi Khatulistiwa Berhasil Ungkap Khazanah Alam Indonesia">Ekspedisi Khatulistiwa Berhasil Ungkap Khazanah Alam Indonesia</a></p>
<p>Ia menjelaskan, padi yang baru dipanen, harus disimpan dalam lumbung. Sedangkan padi yang dikonsumsi, adalah padi yang disimpan sebelumnya, antara dua sampai tiga tahun. Serta adat istiadat mereka sarat nilai-nilai filosofis, berdasarkan hasil identifikasi dan ada 19 varietas padi tugal (padi yang ditanam di ladang).</p>
<p>”Mereka bilang semuanya enak. mereka mengatakan bahwa semua padi enak. semua tak ada yang mau membeda-bedakan jenis padi tersebut. Dari situ kami mengerti mereka sangat menghargai padi,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, rombongan pertama dari tim ekspedisi berjumlah 32 anggota yang  memulai penjelajahan dan penelitian dari Dusun Kundan, Balai Miulan, Haruyan Dayak, dilanjutkan ke Balai  Tamburasak, dan Macatur. Jarak tempuh antar balai antara  4-5 jam.</p>
<p>”Adapun penelitian dilaksanakan di Gunung Tindihan, yang ketinggian puncaknya mencapai 1.233 meter diatas permukaan laut. Wilayah gunung Tindihan sendiri dalam mayarakat adat termasuk hutan keramat. Rencananya, mereka berada di sana selama tiga minggu ke depan,” imbuhnya.<strong>@winarko</strong></p>
<img src="http://j.mp/WZy24y" border="0" height="1" width="1" alt="alexa" class="ns" />

<img src="http://j.mp/UDnNTT" border="0" height="1" width="1" alt="ComScore" class="ns" />
<img src="http://j.mp/UHbRl8" border="0" height="1" width="1" alt="Quantcast" class="ns" />

<div class="statcounter" class="ns">
	<a title="counter customisable" href="http://j.mp/UDmFQr" target="_blank" class="ns">
		<img class="statcounter" src="http://j.mp/VsaeFi" alt="counter customisable" height="1" width="1" class="ns" />
	</a>
</div><img src="http://www.google-analytics.com/__utm.gif?utmwv=1&amp;utmn=8321890644&amp;utmsr=-&amp;utmsc=-&amp;utmul=-&amp;utmje=0&amp;utmfl=-&amp;utmdt=-&amp;utmhn=www.lensaindonesia.com&amp;utmr=&amp;utmp=/2012/04/24/tim-ekspedisi-khatulistiwa-kagum-kejujuran-warga-dayak.html/feed&amp;utmac=UA-22495971-1&amp;utmcc=__utma%3D19274043.1794985588.1369205879.1369205879.1369205879.2%3B%2B__utmb%3D19274043%3B%2B__utmc%3D19274043%3B%2B__utmz%3D19274043.1369205879.2.2.utmccn%3D(direct)%7Cutmcsr%3D(direct)%7Cutmcmd%3D(none)%3B%2B__utmv%3D19274043.fb769d570270f80574f2ecd13af0ade5%3B" alt="Google Analytics NOscript" />]]></content:encoded>
					<dc:publisher>Rosdiansyah</dc:publisher>
		<dc:title>Tim Ekspedisi Khatulistiwa Kagum Kejujuran Warga Dayak</dc:title>
		<dc:language>id_ID</dc:language>
		<media:content url="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--04--suku-DAYAK.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tim Ekspedisi Khatulistiwa Kagum Kejujuran Warga Dayak (thumbnail)</media:title>
		</media:content>
		<enclosure url="http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--04--suku-DAYAK.jpg" length="" type="" />
	</item>
	</channel>
</rss>
<!--rss custom template by dwi kristianto-->
