x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Ditemukan saat mandor sedang melewati jembatan

Dodo Mulyadi Ditemukan Tewas Oleh Mandor Desa di Cirebon

Kamis, 26 April 2012 05:04 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Dodo Mulyadi Ditemukan Tewas Oleh Mandor Desa di Cirebon - Ditemukan saat mandor sedang melewati jembatan - Dodo yang ditemukan sudah tak bernyawa

Dodo yang ditemukan sudah tak bernyawa

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Dodo Mulyadi bin Aceng (41), Gegerkan Warga Masyarakat Desa Cisaat dan sekitarnya, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (26/4/2012).

Pria, Warga Dusun Karajan Timur, 05/02 Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB. Oleh masyarakat, Dodo ditemukan tewas dengan leher digorok hampir putus, tergeletak di bawah jembatan sungai Cisaat.

Baca juga: Ini daftar 6 perguruan tinggi swasta Jabar dinegerikan tahun 2014 dan Komisi-A DPRD Jabar galau ribuan warga belum didaftar ikut nyoblos

Informasi yang didapat LICOM, Saat ditemukan korban mengalami luka gorokan di bagian leher hingga nyaris putus, di bagian tangan terdapat bekas ikatan tambang. diperkirakan korban dibunuh terlebih dahulu kemudian dibuang ke sungai.

Kepolisian Sektor (Polsek) Dukuhpuntang, Satreskrim Kepolisian Resor (Polres) Cirebon melakukan pemeriksaan olah TKP. Dari saku celana korban ditemukan sebuah dompet beserta isinya, yakni, SIM, KTP, ATM dan buku tabungan BCA serta uang tunai Rp. 1.187.000.

Korban yang mengenakan jaket dan celana warna hitam itu pertamakali ditemukan oleh Bayu Gumelar, seorang mandor Desa Cisaat yang kebetulan melewati jembatan tersebut.

Dia terkejut saat melihat sesosok jenazah dengan kondisi mengenaskan. Menurut sejumlah warga sekitar, sebelumnya tidak ada sesuatu apapun yang mencurigakan di lokasi, karena kebetulan tempatnya juga sepi.

Mereka mengaku terkejut ketika mandor desa setempat menemukan korban yang sudah tidak bernyawa. “Kemungkinan korban diculik lalu dibunuh, selanjutnya dibuang di sungai bawah jembatan,” kata Nana, warga Cisaat.

Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar polisi (AKBP). Hero Henrianto Bachtiar mengatakan kepada LICOM, korban diduga dibunuh terlebihdahulu lalu dibuang.  “Dilihat dari kondisi korban di TKP,”kata Hero.

Hero mengaku akan melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan tersebut. Untuk kepentingan otopsi, jenazah dibawa ke RS. Bhayangkari, Kabupaten Indramayu. mansur




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty