Ditemukan saat mandor sedang melewati jembatan

Dodo Mulyadi Ditemukan Tewas Oleh Mandor Desa di Cirebon

Editor: | Kamis, 26 April 2012 05:04 WIB, 388 hari yang lalu



Dodo Mulyadi Ditemukan Tewas Oleh Mandor Desa di Cirebon - Ditemukan saat mandor sedang melewati jembatan - Dodo yang ditemukan sudah tak bernyawa

Dodo yang ditemukan sudah tak bernyawa


LENSAINDONESIA.COM: Dodo Mulyadi bin Aceng (41), Gegerkan Warga Masyarakat Desa Cisaat dan sekitarnya, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (26/4/2012).

Pria, Warga Dusun Karajan Timur, 05/02 Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB. Oleh masyarakat, Dodo ditemukan tewas dengan leher digorok hampir putus, tergeletak di bawah jembatan sungai Cisaat.

Baca juga: Bu Asiah "Janda Tangguh", pemburu rezeki "halal" Rp 35 ribu demi 8 anak dan Perempuan pengembang Griya Bukit Mas "gebrak" properti Jabodetabek

Informasi yang didapat LICOM, Saat ditemukan korban mengalami luka gorokan di bagian leher hingga nyaris putus, di bagian tangan terdapat bekas ikatan tambang. diperkirakan korban dibunuh terlebih dahulu kemudian dibuang ke sungai.

Kepolisian Sektor (Polsek) Dukuhpuntang, Satreskrim Kepolisian Resor (Polres) Cirebon melakukan pemeriksaan olah TKP. Dari saku celana korban ditemukan sebuah dompet beserta isinya, yakni, SIM, KTP, ATM dan buku tabungan BCA serta uang tunai Rp. 1.187.000.

Korban yang mengenakan jaket dan celana warna hitam itu pertamakali ditemukan oleh Bayu Gumelar, seorang mandor Desa Cisaat yang kebetulan melewati jembatan tersebut.

Dia terkejut saat melihat sesosok jenazah dengan kondisi mengenaskan. Menurut sejumlah warga sekitar, sebelumnya tidak ada sesuatu apapun yang mencurigakan di lokasi, karena kebetulan tempatnya juga sepi.

Mereka mengaku terkejut ketika mandor desa setempat menemukan korban yang sudah tidak bernyawa. “Kemungkinan korban diculik lalu dibunuh, selanjutnya dibuang di sungai bawah jembatan,” kata Nana, warga Cisaat.

Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar polisi (AKBP). Hero Henrianto Bachtiar mengatakan kepada LICOM, korban diduga dibunuh terlebihdahulu lalu dibuang.  “Dilihat dari kondisi korban di TKP,”kata Hero.

Hero mengaku akan melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan tersebut. Untuk kepentingan otopsi, jenazah dibawa ke RS. Bhayangkari, Kabupaten Indramayu. mansur



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO