x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Bagian Perlengkapan Pemkot Surabaya 'Kecolongan'

Puluhan Kubik Kayu Bekas Gedung SDN Sidotopo Wetan Dijual Rekanan

Kamis, 26 April 2012 16:09 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Puluhan Kubik Kayu Bekas Gedung SDN Sidotopo Wetan Dijual Rekanan - Bagian Perlengkapan Pemkot Surabaya 'Kecolongan' - Kayu bekas Gedung SDN Sidotopo Wetan saat masih dilokasi pembongkaran

Kayu bekas Gedung SDN Sidotopo Wetan saat masih dilokasi pembongkaran

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Puluhan kubik kayu serta material (genting/baru bata) bekas bangunan gedung SDN Sidotopo Wetan I-II Surabaya raib sebelum di data oleh Bagian Perlengkapan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Berdasarkan laporan yang diterima redaksi LICOM, barang bekas yang masih memiliki nilai jual puluhan juta rupiah itu diduga dijual oleh rekanan pemenang tender proyek pekerjaan Pembangunan Gedung Type B SDN Sidotopo Wetan I-II.

Baca juga: Pemkot Surabaya akhirnya bentuk Satgas Penanggulangan Bencana dan Walikota Surabaya mutasi tiga pejabat eselon II

Sebelum  dibangun, beberapa pekan lalu, bangunan lama dua gedung sekolah dasar itu dirobohkan. Dan dari pembongkaran itu, terdapat bayak barang bekas termasuk puluhan kubik kayu dan geting.

Awalnya, material bekas gedung lama itu ditunpuk dilokasi pembongkaran. Namun beberapa hari yang lalu, barang bekas yang masih menjadi aset pemerintah itu raib dari tempatnya. Diduga, barang bekas itu sengaja dijual secara diam-diam oleh oknum rekanan dan pengawas proyek.

Diketahui, kontraktor pemenang tender pembangunan gedung sekolah itu adalah PT Wiku Jaya Abadi, yang beralamat di Jl Blimbing No 9, Ketajen, Gedangan, Sidoarjo.

Menurut sumber dilapangan, barang bekas berupa, puluhan kubik kayu, batu bata, puluhan daun pintu, kusen, besi cor, genting dll itu dijual begitu saja sebelum dikembalikan ke Bagian Perlengkapan Pemkot Surabaya untuk didata sebagai aset.

Pada hal, penjulan aset pemerintah tersebut seharusnya dilakukan melalui proses lelang.

Terkait dengan peristiwa ini, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DKCTR) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji belum bisa dikonfirmasi. Ketika beberapa kali dihubungi, mantan Kepala Bagian Bina Program tersebut juga tidak memberikan jawaban.

Sementara, Kepala Bagian Perlengkapan (Kabag Perlengkapan) Pemkot Surabaya, Noer Oemarijati ketika dihubungi menyatakan sedang mengikuti rapat. Karena sedang sibuk, ia meminta agar wawancara dilakukan via SMS. “Saya masih rapat. Wawancaranya lewat SMS saja ya,”singkat Noer Oemarijati, Kamis (16/4/2012).

Namun ketika LICOM mengirim pertanyaan melalui pesan singkat, Kabag Perlengkapan yang akrab disapa BU Nur itu tak kunjung membalas.*LI-13

 

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty