x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Ayo Beli, Saham Garuda Diskon 17,3 Persen

Minggu, 29 April 2012 13:16 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Ayo Beli, Saham Garuda Diskon 17,3 Persen - - Pesawat Garuda

Pesawat Garuda

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Tiga sekuritas penjamin emisi yaitu PT Bahana Securities,  PT Mandiri Sekuritas, dan PT Danareksa Sekuritas, menjual saham Garuda dengan harga di angka Rp 620. Harga ini cukup rendah dibandingkan saat initial public offering (IPO) tahun lalu yang senilai Rp 750, atau 17,3% dari penawaran perdana. Sebelum ditawarkan, ketiga perusahaan penjamin sekuritas itu menguasai sekitar 2,4 miliar saham atau 10,88 persen saham GIAA yang tidak laku di pasar bursa setelah IPO. Dengan dilepasnya saham Garuda pada tiga sekuritas tersebut maka nilai total dana yang akan dikeluarkan Chairul Tanjung sebesar Rp1, 554 triliun.

Direktur Utama Bahana Securities, Eko Yuliantoro menjelaskan dengan penjualan hanya Rp 620 berarti ada kerugian Rp 130 setiap lembarnya. Sementara jumlah saham yang dijual kepada Chairul Tanjung mencapai 2,466 miliar. Jadi ada kehilangan sekitar Rp 320,7 miliar.

Baca juga: Kontingen Garuda di Haiti terima suku cadang dari Indonesia dan Jenderal Italy puji pembuatan Patung Garuda di Lebanon

“Tapi, tolong jangan dibesar-besarkan. Saya beli berapa lalu jual berapa. Rugi itu wajar. Ini ada laporannya di buku keuangan. Jadi, supaya nanti nggak dikira mengada-ada,” kata Eko di kantor Bahana Securities, Jakarta, belum lama ini.

Menurut Eko setiap transaksi perdagangan saham memiliki resiko mendapatkan untung atau rugi. Ia menyebutkan harga penjualan saham GIAA senilai Rp 620 adalah kesepakatan pemegang saham ketiga sekuritas BUMN tersebut.  Hal ini menurut dia, sudah dipersiapkan secara terencana sehingga tidak perlu ada ketakutan akan merugi terus setelah menjual saham GIAA. “Semua ini kan tergantung kita berpikir dan bersikap. Situasinya memang seperti ini,” ujarnya.

Berikut ini disampaikan susunan Direksi dan Komisaris PT GIA Tbk:
susunan Dewan Komisaris Garuda Indonesia sebelumnya :
1. Hadiyanto (Komisaris Utama)
2. Adi Rahman Adiwoso (Komisaris)
3. Wendy Aritenang (Komisaris)
4. Abdulgani (Komisaris)
5. Betty Alisjahbana (Komisaris Independen)

Dewan Komisaris Garuda Indonesia yang baru:
1. Bambang Susantono (Komisaris Utama)
2. Bambang Wahyudi (Komisaris)
3. Sonatha Halim Jusuf (Komisaris)
4. Wendi Aritenang Yazid (Komisaris)5. Betty Alisjahbana (Komisaris Independen)

Susunan Direksi Garuda Indonesia yang baru :
1.      Emirsyah Satar (Direktur Utama)2.      Handrito Hardjono (Direktur Keuangan)
3.      Faik Fahmi (Direktur Layanan)
4.      Elisa Lumbantoruan (Direktur Pemasaran dan Penjualan)
5.      Heriyanto Agung Putra (Direktur SDM dan Umum)
6.      Batara Silaban (Direktur Teknik dan Pengembangan Armada)
7.      Judi Rifajantoro (Direktur Strategi Pengembangan Bisnis dan Manajemen Resiko)
8.      Capt. Novianto Herupratomo (Direktur Operasi)@Aini




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty