x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Ngaku Ngurus Lewat Calo

Duduga Pakai SIM Palsu, Sopir Truk Ditangkap Polisi

Minggu, 29 April 2012 17:49 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Duduga Pakai SIM Palsu, Sopir Truk Ditangkap Polisi - Ngaku Ngurus Lewat Calo - SIM Palsu -Ilustrasi

SIM Palsu -Ilustrasi

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Bayu Wunanto (25) warga Desa Gading, Kecamatan Taru, Sragen Jatim diamankan Polres Bojonegoro lantarahn diduga menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu.

Sopir truk bermuatan tanah pedel ini terjaring Operasi Turjawali di Jalur Soko-Bojonegoro tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Kota, Minggu (29/4/2012) tadi.

Baca juga: Petugas dan pendekar amankan Natal dan tahun baru di Bojonegoro dan Polres Bojonegoro obok-obok tempat langganan perjudian

Awalnya operasi yang dipimpin Aiptu Kiswoyo awalnya menghentikan semua kendaraan yang melintas. Lalu saat memeriksa Bayu, petugas mencurigai keabsahan SIM B II milik sopir truk itu.

Petugas lantas menginterogasi Bayu. Tak lama, Bayu mengaku bahwa dirinya mendapatkan SIM B II palsu dari seorang biro jasa dengan menebus Rp1,5 juta. “Saya nggak tahu kalau SIM itu palsu,” kata Bayu di Kantor Sat Lantas.

Untuk pembuktian palsu atau tidak, petugas menyerahkan temuan tersebut kepada anggota Reskrim Polres Bojonegoro. Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Oscar Syamsuddin mengatakan anggota mendapatkan SIM yang diduga palsu. Antaralain nama pejabat yang mengeluarkan SIM tidak sesuai jabatannya. Foto sopir diduga hasil scan komputer dan hologram yang menempel juga tidak asli. “Untuk pembuktian saya serahkan kepada Reskrim,” ungkap Kasat Lantas.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan SIM tersebut palsu atau asli. Jika terbukti melakukan pemalsuan, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Selain memeriksa sopir truk, polisi juga mengamankan kendaraan dump truk Nopol S 9492 UA warna kuning, buku uji kendaraan, SIM A, SIM C dan KTP atas nama Bayu Wunanto.*hidayat

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty