x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Mengaku Hanya Mengelakan, Istri Adang Minta Dibebaskan

Hari Ini, Terdakwa Nunun Nurbaetie Menyampaikan Pledoi

Senin, 30 April 2012 13:45 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Hari Ini, Terdakwa Nunun Nurbaetie Menyampaikan Pledoi - Mengaku Hanya Mengelakan, Istri Adang Minta Dibebaskan - Terdakwa Suap Cek Pelawat Pemilihan Deputi Senior Gubernur BI, Nunun Nurbaetie

Terdakwa Suap Cek Pelawat Pemilihan Deputi Senior Gubernur BI, Nunun Nurbaetie

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Hari ini, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menggelar sidang suap cek pelawat dengan terdakwa mantan anggota DPR RI Nunun Nubaetie Daradjatun.

Agenda sidang hari ini adalah pembacaan nota keberatan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Bahas Soal Travel Cek, Nunun dan Arie Saling Lempar kesaksian dan Alamak... Nunun Nurbaeti Tetap Diganjar 2,5 Tahun Penjara

Dalam nota pembelaannya, Nunun yang merupakan istri dari Mantan Wakapolri Adang Daradjatun berharap Majelis Hakim Pengadilan Tipikor dapat membebaskan dirinya atas tuduhan Jaksa Penuntut Umum.

“Berdasarkan fakta persidangan tidak ada yang memberatkan dirinya. Bahkan, pasal didalam dakwaanya pun berlawanan dengan pasal yang didakwakan kepada anggota DPR terdahulu,” kata Nunun di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/4).

Jadi, sambung Nunun, mohon kiranya Majelis Hakim dapat membuat putusan yang seadil-adilnya tanpa harus terpengaruh oleh opini-opini yang tidak bertanggung jawab.

“Mohon majelis hakim yang mulia membebaskan saya dari segala tuntutan,”katabya mengulang.

Dalam kesempatan ini, istri mantan wakapolri Adang Daradjatun itu menyampaikan curahan hari (curhat) bahwa dirinya bingung soal dakwaan Jaksa KPK yang mendakwanya dengan memberi suap. Padahal, Ia hanya membantu memperkenalkan Miranda Swaray Goeltom ke beberapa Anggota DPR RI.

“Sejauh persidangan yang saya cermati tidak ditemukan alat bukti yang cukup untuk menjerat saya dengan pasal yang didakwakan jaksa,”terangnya.

Sebelumnya, JPU dari KPK menuntutnya dengan Pidana  4 tahun penjara dan denda sebesarRp 200 juta subsider 4 bulan kurungan. Selain itu, jaksa juga meminta agar Hakim merampas Rp1 miliar karena Nunun tidak dapat membuktikan uang tersebut.

Menurut Jaksa, Nunun terbukti bersalah pada dakwaan Pasal 5 ayat 1 huruf UU nomor 31 tahun 1999 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.*ari

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty