Ketua KPK, Abraham Samad.
LENSAINDONESIA.COM: Menurut sekretaris Jenderal (Sekjend ) Intem (komunitas Masyarakat bekasi) Timur malaka mengatakan, aksi demo dua sejoli ini dilakukan untuk menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipimpin Abraham Samad utuk menuntaskan kasus korupsi seperti wisma atlet, Hamabalang, Pon Riau, menpora yang melibatkan petinggi politisi dan pejabat.
Namun saat ditanya alasan apa Intem melakukan orasi berdua saja di gedung KPK? “Biar aksi ini bisa lebih di dengar oleh KPK,” ujar Timur, kepada LI.com saat ditemui di Gedung KPK, Jl HR Rasuna said Kuningan, Jaksel, Senin (30/4/12).
Baca juga: Wow! Wita KDI mengaku tiga tahun 'dekat' Fathanah dan Mabes Polri undang sejumlah media ke Pusdik Reskrim
Timur juga menjelaskan bahwa penuntasan kasus korupsi yang dijanjikan ketua KPK Abraham Samad selesai dalam jangka waktu 1 tahun, tidak mungkin terealisasi jika KPK belum benar-benar menuntaskan kasus korupsi yang ada.
Selain itu juga, tambah Timur, jika KPK adalah lembaga yang mempunyai kewenangan untuk meyeret para koruptor yang kini masih merajalela, KPK harus lebih transparan.
“Kami atas nama masyarakat bekasi, meminta agar KPK berani memerangi kasus korupsi yang ada di daerah-daerah seperti kepala daerah yang memiliki masalah,” pungkas Timur.@Ags
Berita Terkait:
7 jam yang lalu
8 jam yang lalu
8 jam yang lalu
8 jam yang lalu
9 jam yang lalu
9 jam yang lalu
9 jam yang lalu
9 jam yang lalu
9 jam yang lalu
9 jam yang lalu