x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Seminar Membedah Trend Konvergensi Industri Telekomunikasi dan

Konvergensi Antara Telekomunikasi Dengan Dunia Otomotif

Selasa, 01 Mei 2012 02:56 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Konvergensi Antara Telekomunikasi Dengan Dunia Otomotif - Seminar Membedah Trend Konvergensi Industri Telekomunikasi dan Otomotif di Era Broadband - Seminar "Membedah Tren Konvergensi Industri Telekomunikasi dan Otomotif di Era Broadband" .

Seminar "Membedah Tren Konvergensi Industri Telekomunikasi dan Otomotif di Era Broadband" .

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Tren konvergensi telekomunikasi kini telah merambah ke dunia otomotif. Walaupun teknologi ini sendiri bukan hal yang baru, namun ke depan akan menjadi trend. Tidak tertutup kemungkinan pihak produsen otomotif akan melakukan kerjasama semacam bundling dengan operator dalam bentuk paket-paket dan layanan menarik lainnya, sehingga konsumen akan semakin dimudahkan.

Hal ini diungkapkan Dedi Suherman IP Head Of Core Network Operation Support Division, Telkomsel, dalam kesempatan seminar “Membedah Tren Konvergensi Industri Telekomunikasi dan Otomotif di Era Broadband” yang diselenggarakan Pusat Study Telekomunikasi Indonesia (PASTI) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin (30/4/2012).

Baca juga: Chevrolet dan Pajero berebut pesona di pameran otomotif Semarang dan Garasindo dukung tim Mopar-Badak diajang IOX 2014

Dedi mengatakan saat ini Telkomsel coba melakukan pengembangan dan mengimplementasikan Long Term Evolution (LTE) melalui Smart Car, yaitu kendaraan yang memiliki konektivitas Long Term Evolution untuk mengakses beragam konten dan aplikasi seperti Location Base Service (LBS), vehicle monitoring Mobile TV, Tekomsel Application Store dan aplikasi bermanfaat lain yang berbasis LTE.

“Inilah yang dimaksud dengan konvergensi ke depan. Teknologi dan perangkat satu sama lain saling terhubung. Tidak ada kendala dan tanpa batas menuju era digital.Tidak ada kendala lagi orang mengemudi karena sibuk mencari nomor telepon,” kata Dedi.

Sementara itu, Product Planning Manager PT Ford Indonesia Abraham Gandawinata menuturkan pihaknya selaku produsen otomotif Ford mendukung konvergensi antara telekomunikasi ke dalam dunia otomotif. Selama ini banyak sedan kelas premium telah memanfaatkan konvergensi telekomunikasi, bahkan Ford kini telah melengkap produknya dengan SYNC teknologi.

“Teknologi SYNC ini telah melengkapi All New Ford Focus Fiesta sebagai konektivitas hands free dalam mobil yang diaktifkan melalui suara pengendaranya. Fitur ini bisa diaktifkan dengan menghubungkan dengan Bluetooth yang ada di ponsel ke perangkat layar yang dimiliki Al New Ford Focus. Tinggal perintahkan dengan suara, langsung terinterkoneksi dengan nomor tujuan dan melakukan calling,” jelas Abraham.

Bangun Infrastruktur dan Diperlukan Regulasi

Dalam hal infrastruktur komunikasi, pemerintah menargetkan Indonesia selalu terhubung di seluruh daerah di Indonesia. Untuk merealisasikan itu semua, Dirjen Aplikasi dan Telematika Kemenkominfo Ashin Sasongko menyarankan diperlukan adanya pembangunan jaringan secara menyeluruh dan juga didukung oleh regulasi di seluruh sektor yang ada.

“Kita targetkan tahun 2012 seluruh daerah hingga ke kecamatan memiliki koneksi internet. Target kami adalah Indonesia connected,” harap Ashin.

Ashwin mengatakan, broadband akan menjadi salah satu infrastruktur telekomunikasi yang diperlukan dan dioptimalkan fungsinya. Untuk itu perlu didorong dengan regulasi di seluruh sektor. “Kalau infrastruktur itu telah ada, maka aplikasi dan konten dapat berjalan di atasnya,” kata Ashin.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Suherman sangat mendukung himbauan pemerintah. “Dalam hal ini koneksi data Telkomsel sudah menyebar ke daerah daerah. Terutama terkait dengan program 100 broadband cities dengan target 75 pelanggan data,” pungkas Dedi.@Rudi

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty