x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Kebebasan Media

Kasus Udin Bernas Buntu, Belasan Wartawan AJI Demo di Mabes

Kamis, 03 Mei 2012 13:51 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Kasus Udin Bernas Buntu, Belasan Wartawan AJI Demo di Mabes - Kebebasan Media - Pengungkapan kematian wartawan harian Bernas Udin masih gelap, wartawan AJI hingga kini tuntut pengusutan kembali kasus ini. (rama)

Pengungkapan kematian wartawan harian Bernas Udin masih gelap, wartawan AJI hingga kini tuntut pengusutan kembali kasus ini. (rama)

code: 160x600, idcomsky1com is empty


Sekitar 20 wartawan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar unjuk rasa di depan Mabes Polri Jl. Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (3/4/2012). Mereka mendesak Polri mengusut tuntas kasus pembunuhan 10 jurnalis yang hingga kini belum terselesaikan. “Kami menuntut Polri menangkap dan membawa ke pengadilan,” ujar Divisi Advokasi AJI, Aryo Wisanggeni (Kompas), Kamis (3/4) di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Menurut Aryo, pihaknya menduga praktik impunitas dilakukan dalam kebijakan polisi menghentikan penyidikan sejumlah kasus kematian jurnalis. Dimana praktik impunitas meningkatkan kekerasan terhadap jurnalis meningkat. “Aji menuntut polri menghentikan praktik imputnitas,” katanya.

Dalam menggelar aksinya, pengunjuk rasa membawa poster dan membagikan kaos maupun selebaran pernyataan tuntutan mereka.

Aksi yang dikawal sekitar 30 petugas kepolisian dari Polres Jaksel itu, berjalan tertib sejak dimulainya pada pukul 11.30 hingga 12.30 WIB.

AJI mencatat, sejak tahun 1996 hingga kini ada delapan kasus pembunuhan jurnalis yang tidak diusut tuntas. Satu kasus jurnalis hilang, dan satu kasus jurnalis mati misterius. Satu diantara kasus tersebut yakni kematian wartawan Harian Bernas Yogyakarta, Fuad Muhammad Syarifuddin alias Udin. Udin diserang orang tak dikenal
pada 13 Agustus 1996 dan meninggal pada 16 Agustus 1996. Catatan Aji, Polisi memang telah menetapkan Dwi Sumadji sebagai tersangka, walaupun sejak awal keluarga Udin yakin bahwa Dwi Sumadji bukan pembunuhnya. Pengadilan Negri Bantul menyatakan Dwi tidak bersalah dan dibebaskan. @rama

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty