Ist/Komisi Informasi
LENSAINDONESIA.COM: Propinsi Jawa Barat kini mulai mengalami keterpurukan informasi. Itu bisa dilihat dari banyaknya sengketa informasi yang ditangani Komisi Informasi Jabar.
Demikian dikatakan Dan Satria, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, sedikitnya 177 sengketa sejak 2011 hingga April 2012 yang ditangani Komisi Informasi. Dari jumlah itu, sengketa paling banyak berasal dari tujuh kabupaten/kota di Jabar, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Garut, Kota Bandung dan Kabupaten Purwakarta.
Baca juga: Pelantikan Gubernur dan Wagub Jawa Barat siap digelar 13 Juni 2013 dan Perempuan pengembang Griya Bukit Mas "gebrak" properti Jabodetabek
Sementara, sengketa di kabupaten/kota lain belum terlalu banyak. Kondisi inilah yang menurut Dan menggambarkan masih rendahnya keterbukaan informasi badan publik.
Bahkan, keberadaan Komisi Informasi masih belum disadari masyarakat. “Dengan jumlah sengketa yang kami tangani hingga mencapai 177 disebabkan badan publik belum siap terbuka kepada publiknya sendiri,” ungkap Dan Satria di sela-sela pelantikan lima anggota Komisi Informasi Kota Cirebon, di Ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon.
Kelima anggota Komisi Informasi Kota Cirebon yang dilantik oleh Walikota Cirebon dengan masa jabatan 2012-2016 adalah Nurhendra, Akbarudin Sucipto, Nuryani, Moh Arief dan Toto Suha
Berita Terkait:
1 menit yang lalu
4 menit yang lalu
7 menit yang lalu
11 menit yang lalu
13 menit yang lalu
22 menit yang lalu
27 menit yang lalu
35 menit yang lalu
46 menit yang lalu
53 menit yang lalu