x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Dibawah Jembatan Ciwado

Saat Nongkrong, Pelajar Cirebon Temukan Brankas Bekas Kejahatan

Jumat, 04 Mei 2012 21:52 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Saat Nongkrong, Pelajar Cirebon Temukan Brankas Bekas Kejahatan - Dibawah Jembatan Ciwado - Ist/Brankas yang ditemukan

Ist/Brankas yang ditemukan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Warga Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menemukan sebuah brankas yang diduga hasil kejahatan di bawah Jembatan Ciwado, Jumat (4/5/12).

Informasi yang dihimpun LICOM, brangkas bewarna biru ukuran 150 cm x 90 cm itu beratnya diperkirakan 500 kilogram. Dan pertama kali ditemukan oleh Beni Kurdianto (17) dan Trisna (17) seorang pelajar asal Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang.

Baca juga: Perahu wisata tenggelam di Cibinong, dua penumpang hilang dan PBHI Jkt: Agung Podomoro peralat Brimob caplok lahan petani Karawang

Kedua pelajar tersebut melihat benda saat sedang nongkrong di atas Jembatan Ciwado. Mereka penasaran hingga turun ke bawah jembatan untuk mengetahui benda tersebut. Setelah sadar brangkas tersebut kemungkinan merupakan hasil kejahatan, apalagi dikuatkan dengan adanya bekas congkelan benda keras di salah satu sisi brangkas.

Mereka langsung memberitahukan kepada Abidin, aparat Desa Belawa. Abidin selanjutnya melaporkannya ke Kepolisian Sektor (Polsek) Lemahabang.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Cirebon, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Hero Henrianto Bachtiar melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rohadi mengaku, jika brangkas tersebut sudah diamankan di Mapolres Cirebon.

Brankas ditemukan kedua pelajar pada Kamis kemarin sekitar pukul 17.30 WIB. Diduga hasil kejahatan di kota lain. “Namun, ketika dibuka, brangkas tidak ada isinya, sepertinya sudah terlebih dahulu dibuka dan ditutup kembali oleh pelaku,” kata Rohadi.

Bahkan, Polres Cirebon juga telah berkoordinasi dengan Polwiltabes Bandung. “Barangkali brangkas tersebut milik perusahaan atau pemerintah yang berkaitan dengan kejahatan yang terjadi di Bandung,” tandasnya. @moch mansur

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty