x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Bantah Laporan Mingguan ke Kongres

Akibat Kekerasan Pasukan AS, Taliban Kini Kian Kuat

Senin, 07 Mei 2012 10:09 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Akibat Kekerasan Pasukan AS, Taliban Kini Kian Kuat - Bantah Laporan Mingguan ke Kongres - Pasukan Taliban di Afghanistan

Pasukan Taliban di Afghanistan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Dua anggota parlemen senior AS menegaskan bahwa kelompok Taliban justru kian bertambah kuat sejak pasukan AS intensif melakukan berbagai aksi kekerasan di wilayah tersebut. Peningkatan aktivitas kelompok Taliban terjadi sejak tahun 2010.

“Saya pikir kami berdua hendak mengatakan bahwa apa yang kami temukan justru Taliban kini lebih kuat,” kata Ketua Komite Intelijen Senat Dianne Feinstein kepada Fox News Sunday dalam wawancara bersama dengan Ketua Komite Intelijen Kongres AS Mike Rogers, Senin (7/5/2012).

Baca juga: David Beckham temui gadis korban penembakan Taliban dan Penembakan brutal di Washington, total tewaskan 13 orang

Kedua anggota parlemen itu baru saja kembali dari perjalanan ke Afghanistan. Komentar itu muncul, meskipun laporan terakhir mingguan ke Kongres oleh Departemen Pertahanan AS justru bertolakbelakang. Laporan itu menegaskan bahwa pengiriman 33 ribu tentara tambahan ke Afghanistan pada tahun 2010 telah melemahkan Taliban.

Dengan optimisme, selama kunjungannya ke Afghanistan, Obama sendiri mengatakan AS ‘telah mematahkan momentum Taliban’. Invasi pimpinan Amerika ke Afghanistan diluncurkan pada tahun 2001. Serangan itu berhasil menggulingkan Taliban dari kekuasaan, tetapi ketidakamanan terus meningkat di seluruh negeri, meskipun ada kehadiran puluhan ribu pasukan pimpinan Amerika tersebut. irb/irn




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty