Spanduk duet cagub Jokowi-Ahok di Kawasan Jakarta Barat. (endang)
LENSAINDONESIA.COM: Memasuki masa tenang sebelum jelang kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Ribuan spanduk dan banner, spanduk, poster, baliho sudah tidak diperbolehkan lagi terpasang di tempat-tempat umum.
Meski memiliki sangsin hukum, namun aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta itu dianggap ‘angin lalu’ oleh timses (tim sukses) para pasangan cagub. Terbukti, hingga kini hampir di setiap sudut jalan dijumpai alat peraga kampanye dari tiap-tiap pasangan cagub.
Baca juga: PT Jamsostek buka KCP di Marunda dan Satpol PP Cilincing gelar kerja bakti massal
Pantauan LICOM di sejumlah lokasi pada Jum’at (1/6) di Jakarta, setidaknya terdapat delapan lokasi di Kecamatan Jakbar yang masih tergantung puluhan alat kampanye tiap cagub DKI. Untuk menjaga keindahan dan ketertiban kota, aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Jakbar terpaksa menertibkan spanduk bernuansa kampanye tersebut, Satpol PP Jakbar berhasil mencopot sedikitnya 4663 spanduk yang dipasang di sejumlah lokasi di wilayah Jakarta Barat.
Penertiban serentak dilakukan di seantero kawasan Jakarta Barat digelar sejak 23 April hingga 29 April kemarin. Petugas berhasil menertibkan atribut bendera partai sebanyak 715, spanduk partai 60, spanduk cagub 20, alat peraga cagub tempelan partai 50, puluhan stiker cagub kadaluarsa yang tertempel sejak 2009 kemarin ikut juga dicoppot. Tak hanya itu saja, sejak 30 April hingga 31 Mei kemarin, petugas Satpol PP juga menertibkan sebanyak 189 spanduk cagub.
Kepada LICOM, Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Kadiman Sitindjak mengatakan, “Penertiban sudah berjalan sejak dua bulan lalu. Alat peraga seperti Spanduk ,bendera partai dan tempelan tersebut terpaksa kami turunkan karena belum memasuki masa kampanye,” ujarnya pada Jum’at (1/6).
Ribuan alat peraga kampanye, imbuh Kadiman, ditertibkan dari beberapa wilayah di Jakarta Barat.
“Paling banyak kami tertibkan di Kecamatan Cengkareng, Grogol, Petamburan, Kebonjeruk, Palmerah, Kembangan,” ungkapnya.
Permasalahan lain yang ditemui petugas Satpol PP adalah adanya komplain dari masing-masing timses, namun, “Pada prinsipnya mereka sebagian mengerti sehingga menurunkan sendiri alat peraga masing-masing dukungannya, tapi yang membandel kami sapu bersih, tidak ada tebang pilih,” tegas Kadiman serius. @endang
Berita Terkait:
21 menit yang lalu
33 menit yang lalu
3 jam yang lalu
13 jam yang lalu
13 jam yang lalu
14 jam yang lalu
14 jam yang lalu
14 jam yang lalu
14 jam yang lalu
14 jam yang lalu