x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Hari Pancasila Diduga

Peringati Pancasila, Mahasiswa Tempeli Gerbang DPR Spanduk DO

Sabtu, 02 Juni 2012 00:11 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Peringati Pancasila, Mahasiswa Tempeli Gerbang DPR Spanduk DO - Hari Pancasila Diduga - Jelang pengumuman kenaikan harga BBM beberapa wakt ulalu, demo yang digalang mahasiswa seluruh Jabodetabek berakhir rush. *ist

Jelang pengumuman kenaikan harga BBM beberapa wakt ulalu, demo yang digalang mahasiswa seluruh Jabodetabek berakhir rush. *ist

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Peringati momentum Hari Kelahiran Pancasila, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Komando) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI pada Jum’at (1/6).

Mahasiswa memiliki tujuan mengembalikan ruh perjuangan sebagai
tanggung jawab generasi muda khususnya mahasiswa untuk terus berjuang
memperbaiki nasib Bangsanya, untuk membebaskan kehidupan rakyat dari
ketertindasan dan penderitaan rakyat, adil, dan merata sebagai
konsekuensi logis dari Negara yang merdeka-berdaulat.

Dalam aksinya sore ini, mahasiswa turut membawa serta spanduk
berukuran raksasa yang kemudian dipasang hingga menutupi gerbang
gedung Wakil Rakyat.

Saat ditemui wartawan, Fadlan Syiam Butho, korlap aksi mengatakan
menghimbau agar seluruh mahasiswa pemuda dan pelajar dari Indonesia
Barat dan Indonesia Timur agar segera bersatu. Karena dengan
persatuanlah, mampu untuk melawan rezim yang telah mengkhianati
Pancasila, Proklamasi Kemerdekaan, Pembukaan UUD 1945, dan Trisakti.

“Sesuai dengan komitmen Komando saat di Makasar, maka mahasiswa
memberi waktu kepada SBY untuk mundur hingga 20 Oktober 2012. Kita
juga mengecam pihak Polri yang masih terus menahan mahasiswa dan
rakyat dalam bentuk kriminalisasi gerakan aksi demonstrasi dan kita
mengecam pihak perguruan tinggi yang melakukan sanksi DO dan skorsing
kepada mahasiswa yang bergerak dalam kesadaran pembelaan hak rakyat
tertindas” lanjut Butho. @ari





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty