LENSAINDONESIA.COM : Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) DKI Jakarta mencatat sebanyak 2.605 kasus HIV/AIDS terjadi selama tahun 2011.
Tingginya kasus HIV/AIDS di Jakarta itutidak membuat KPA beserta Pemprov DKI Jakarta berdiam diri.
Baca juga: Ahok: Penanganan HIV/AIDS harus mandiri! dan Gawat, virus HIV merambah ke ibu dan balita di Malang
Berbagai upaya pun dilakukan untuk membantu menyembuhkan mereka yang mengidap penyakit tersebut.
Salah satunya, dengan menyediakan 32 rumah sakit dan 19 puskesmas di ibu kota yang dilengkapi pelayanan HIV/AIDS sehingga keberadaannya bisa dimanfaatkan dengan baik.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengakui, jumlah penderita HIV/AIDS di Jakarta masih tinggi.
Untuk itu, pihaknya merespons dengan bantuan medis.
“DKI Jakarta memang yang paling besar jumlahnya setelah Papua. Kita merespons dengan cara medis yang bisa dipertanggungjawabkan, dari aspek pemerintah ini merupakan kewajiban,” ujarnya, Minggu (10/06).
“Saya berterimakasih kepada aktivis dan LSM yang telah melakukan pendekatan, baik yang bersifat sosialisasi kepada masyarakat,” kata Foke.@ichsan
Berita Terkait:
2 menit yang lalu
16 menit yang lalu
26 menit yang lalu
39 menit yang lalu
51 menit yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
7 jam yang lalu